2 Anak Tenggelam di Ulak Karang, SAR Minta Warga Tak Turun ke Laut Malam Hari
afrizal April 18, 2026 09:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sejumlah warga masih bertahan di Pantai Ujung Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, sesaat setelah proses pencarian dua bocah tenggelam dihentikan. 

SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian dua bocah tenggelam di Pantai Ujung Karang pukul 18.00 WIB. 

Tim yang menggunakan dua perahu karet dengan total personel 16 orang sudah ditarik ke darat sebelum Magrib. 

Namun, hingga pukul 18.37 WIB, terlihat masih banyak warga yang bertahan di lokasi.  

Baca juga: Pencarian 2 Bocah Hanyut di Pantai Belakang Kampus Bung Hatta Dihentikan Sementara 

Komandan Regu (Danru) Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu mengatakan bahwa pencarian dua bocah hanyut saat malam hari ditiadakan.

Hal itu kata Tri Desyu , mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tidak membolehkan pencarian langsung saat malam hari.

"Pencarian kita tiadakan, karena SOP kita menyangkut pencarian dan risiko," ucap Tri Desyu  di lokasi.

Akan tetapi, pemantauan secara langsung oleh masyarakat di lokasi hilangnya korban diperbolehkan.

Namun, Desyu memperingatkan warga jangan turun ke laut dan tidak boleh kontak secara langsung dengan laut yang menjadi lokasi hilangnya korban.

"Pemantauan hanya boleh menggunakan pencahayaan, tapi jangan kontak dengan air," tegasnya.

Pencarian Dilanjutkan Minggu Pagi

Pencarian dilanjutkan pada Minggu (19/4/2026) pagi hari, sebab pada pencarian pertama hasilnya nihil atau tidak ditemukan.

Proses pencarian korban tenggelam di hari pertama melibatkan banyak pihak. 

Tim SAR kelas A Padang dibantu kepolisian, PMI, dubalang dan relawan kemanusian lainnya. 

Dengan usaha pencarian yang telah dilakukan sejak pihaknya sampai di lokasi korban hanyut sekira pukul 13:20 WIB, akhirnya dihentikan pukul 18:00 WIB.

"Pada pukul 18:00 WIB tim gabungan sudah kita tarik ke darat, sebelumnya perahu karet yang kita gunakan dua unit, dengan total personel 16 orang" terangnya.

Penyisiran juga dilakukan di pinggir pantai, di lokasi tenggelamnya korban dan menggali informasi dari saksi mata dan masyarakat di sekita pantai.

"Pencarian kita lanjutkan besok, sekira pukul 07:30 WIB," pungkasnya.

Korban Warga Gunung Pangilun

Dua orang anak dilaporkan tenggelam saat berenang di kawasan Pantai Ujung Karang, tepatnya di belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (18/4/2026) siang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 WIB.

“Dilaporkan dua orang anak tenggelam di kawasan Ujung Karang. Saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,” ujar Hendri.

Baca juga: Breaking News: Mobil Avanza Masuk Jurang di Lembah Anai, Korban Dievakuasi ke RS Padang PanjangIa menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, korban diketahui berjumlah dua orang, yakni Rasyid (8) serta Zafran Al Malik Akbar (9) yang merupakan warga Kelurahan Gunung Pangilun.

Enam Anak Berenang

Menurut Hendri, peristiwa itu bermula saat enam anak berenang di lokasi tersebut. 

Empat orang berada di bagian tengah laut, sementara dua lainnya berada di pinggir pantai.

“Dengan kondisi ombak yang tidak bersahabat serta air yang keruh, empat anak yang berada di tengah berusaha kembali ke pinggir. Namun dalam situasi tersebut, dua anak diduga terseret ombak dan hilang,” jelasnya.

Mendapat laporan kejadian, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang langsung bergerak ke lokasi bersama tim rescue untuk melakukan pencarian.

“Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pihak kelurahan, KSB, serta nelayan setempat saat ini masih melakukan upaya pencarian terhadap kedua korban,” katanya.

Korban Masih Dicari

Baca juga: Breaking News: Puluhan Massa Aksi Geruduk Balai Kota Padang, Buntut Kasus Kematian Pengamen Karim

Sementara itu, pantauan TribunPadang.com di lokasi pencarian sekitar pukul 15.20 WIB, tampak warga ramai ingin melihat proses pencarian.

Bahkan sejumlah warga juga tampak berusaha membantu dengan cara menyisir dari tepi pantai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.