TRIBUNNEWS.COM - Update klasemen MPL Indonesia Season 17 pada Sabtu (18/4/2026) menghadirkan perubahan signifikan setelah EVOS sukses memenangkan Derby Klasik kontra RRQ Hoshi.
Dalam pertemuan yang menjadi edisi ke-38 Derby Klasik tersebut, EVOS tampil solid dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.
Meski demikian, jalannya pertandingan tidak sepenuhnya mudah bagi EVOS.
Pada dua game yang berlangsung, RRQ Hoshi sejatinya mampu tampil agresif di fase early game dan bahkan beberapa kali unggul dalam perolehan gold maupun objektif.
Namun, kelemahan mereka kembali terlihat saat memasuki mid game, di mana koordinasi tim mulai menurun dan momentum perlahan berpindah ke tangan lawan.
Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik oleh EVOS.
Dengan permainan yang lebih disiplin dan eksekusi team fight yang rapi, mereka mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan di kedua game.
Hasil positif ini membuat EVOS langsung melesat ke posisi kedua klasemen sementara fase grup.
Hingga pekan keempat, mereka telah mengoleksi empat kemenangan dan tiga kekalahan, sekaligus menjaga peluang besar untuk mengamankan tiket ke babak playoff.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin memperburuk situasi RRQ Hoshi.
Tim berjuluk Raja dari Segala Raja itu masih belum mampu meraih satu pun kemenangan sejak awal musim.
Dari enam pertandingan yang telah dijalani, RRQ Hoshi harus menelan enam kekalahan beruntun.
Rentetan hasil negatif tersebut membuat peluang RRQ Hoshi untuk lolos ke babak playoff semakin menipis.
Baca juga: Hasil MPL ID S17: Bigetron Bungkam Team Liquid 2-1, Klasemen Papan Atas Memanas
Meski secara matematis peluang masih terbuka, mereka dituntut untuk segera bangkit dan memperbaiki performa dalam sisa pertandingan.
Jika tidak, mereka berpotensi mengulang catatan buruk Natus Vincere (NAVI) pada MPL ID S16 dengan menelan hingga 16 kekalahan tanpa satu pun kemenangan, sehingga terpuruk di dasar klasemen.
Sementara itu, ambang batas aman untuk bisa lolos ke playoff dalam beberapa musim terakhir biasanya berada di kisaran maksimal 10 kekalahan.
Artinya, RRQ Hoshi masih memiliki ruang untuk memperbaiki posisi, meski margin kesalahan mereka kini semakin tipis.
Jika tidak segera menemukan solusi dan kembali ke performa terbaik, RRQ Hoshi berpotensi mengulang catatan buruk musim lalu, di mana mereka juga gagal menembus babak playoff.
Dengan sisa pertandingan yang masih cukup panjang hingga pekan ke-9, tekanan kini semakin besar bagi RRQ Hoshi untuk segera bangkit dan menjaga asa tetap hidup.
Di Week 4, RRQ Hoshi masih memiliki satu laga tersisa melawan Bigetron pada Minggu (19/4/2026) pukul 17.15 WIB.
Namun bukan perkara yang mudah bagi RRQ Hoshi untuk mencuri kemenangan.
Berdasarkan catatan musim lalu, RRQ bahkan tidak mampu meraih kemenangan dalam dua pertemuan melawan Bigetron.
Jumat, 17 April 2026
Sabtu, 18 April 2026
Minggu, 19 April 2026
(Tribunnews.com/Ali)