WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta -
Sangha Agung Indonesia (Sagin) merayakan momen bersejarah 67 tahun pengabdiannya di tanah air (1959-2026). Perayaan puncak acara dihadiri lebih dari 1.000 orang umat dari berbagai provinsi, turut hadir Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A selaku Menteri Agama bertempat di Auditorium Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, Sabtu (18/08/2026).
.Sangha Agung Indonesia merupakan perkumpulan para biksu/biksuni, generasi penerus dari pelopor kebangkitan agama Buddha di Indonesia. Perayaan ini merupakan wujud syukur atas perjalanan panjang Sangha Agung Indonesia, dalam membimbing umat serta kontribusi aktifnya bagi pembangunan karakter bangsa yang inklusif dan harmonis.
Mengusung tema besar"Sangha Agung untuk Indonesia", peringatan tahun ini menitikberatkan pada perwujudan nilai-nilai Dharma, dalam menjaga keharmonisan pada sesama manusia, semua makhluk hidup, lingkungan dan alam semesta, serta kepada bangsa dan negara melalui gerakan nyata di seluruh penjuru negeri
.Ketua Umum Sangha Agung Indonesia, Y.M. Khemacaro Mahathera, dalam keterangannya menekankan bahwa usia 67 tahun adalah simbol kematangan dalam pengabdian. "Melalui tema 'Sangha Agung untuk Indonesia', kami ingin memastikan bahwa kehadiran Sangha memberikan manfaat nyata bagi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan seluruh makhluk hidup di tanah air," katanya."
Sebagai bagian dari perayaan ini, Sagin bersama Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) melaksanakan berbagai program serta melaksanakan Asta Program Prioritas Menteri Agama di antaranya Penanaman 6.700 Pohon Sebuah aksi kepeduli terhadap lingkungan, Sangha Mengajar sebuah program edukasi Dharma untuk memperdalam pemahaman ajaran Buddha, Doa Lintas Agama untuk mendoakan keselamatan, keberkahan, kebahagiaan, kedamaian dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia dan Pameran Relik Mahabhiksu Ashin Jinarakkhita, ( penerima penghargaan Bintang Mahaputera Utama tahun 2005).
Puncak acara dihadiri tidak kurang dari 1.000 orang umat dari berbagai provinsi, serta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A selaku Menteri Agama RI, juga turut hadir Drs. Supriyadi, M.Pd selaku Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Bambang Patijaya Ketua Komisi XII DPR RI, Ali Maulana Hakim Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DK Jakarta,Kevin Wu, Anggota DPRD DK Jakarta dan Christian Lois DPRD Banten dan Yusuf Aman, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta tokoh lintas agama yang memimpin doa untuk keselamatan bangsa dan negera serta dunia," terang Y.M Bhadranatha Thera selaku Ketua Panitia Pelaksana.
"Di tengah-tengah acara ini, kami juga ingin menyerukan kepada segenap umat Buddha pada khususnya, dan warga bangsa pada umumnya, agar kita senantiasa menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI, serta turut mendoakan untuk keselamatan, keberkahan, kebahagiaan, kedamaian dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia dan perdamaian dunia, agar dunia terbebas dari pertikaian dan hal-hal buruk," ungkap Amin Untario selaku Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia.
Peringatan ini juga mengenang jasa pelopor kebangkitan Agama Buddha di Indonesia, mendiang Y.A. M.N.S. Ashin Jinarakkhita, yang semangatnya terus hidup dalam setiap langkah pengabdian para Biksu dan Biksuni Sangha Agung Indonesia hingga saat ini.