TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan, penguatan infrastruktur dan keamanan laut menjadi langkah penting untuk melindungi kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia dari pihak-pihak asing, seiring besarnya potensi ekonomi maritim nasional.
Menurut AHY, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah laut yang sangat luas dan kaya sumber daya, sehingga membutuhkan sistem pengamanan yang kuat dan terintegrasi.
Ia mengatakan, upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi dan kedaulatan negara di sektor maritim.
Karena itu, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus berupaya memperkuat konektivitas dan infrastruktur laut untuk mendukung pengawasan wilayah perairan nasional.
"Indonesia saat ini dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami semua berupaya agar infrastruktur juga mendukung penguatan konektivitas laut, mendukung keamanan yang juga bisa menjaga sumber daya alam yang begitu luar biasa ini," kata AHY selepas menghadiri Halal Bihalal CAAIP di STIP Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Ia menambahkan, Indonesia memiliki sejumlah jalur strategis laut atau Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi jalur pelayaran internasional dan memiliki peran penting dalam perdagangan global.
Menurutnya, keberadaan jalur-jalur tersebut harus dijaga dari berbagai potensi ancaman, termasuk aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara.
AHY menyebutkan, kekayaan sumber daya alam laut Indonesia sangat besar, mulai dari hasil perikanan hingga potensi energi yang tersebar di berbagai wilayah perairan.
Namun, tanpa pengawasan dan keamanan yang memadai, kekayaan tersebut berisiko dimanfaatkan secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak memiliki hak.
Ia pun mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan dan pemerintah daerah, bekerja sama menjaga stabilitas dan keamanan wilayah laut nasional.
Selain itu, pembangunan infrastruktur maritim dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat distribusi logistik dan memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan.
Dengan infrastruktur yang memadai, pemerintah dapat meningkatkan efektivitas pengamanan laut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kelautan.
AHY menegaskan, pemerintah tidak ingin kekayaan sumber daya alam Indonesia justru dimanfaatkan oleh pihak asing atau kelompok tertentu yang melanggar hukum.
"Jangan sampai kemudian ada pihak-pihak tertentu, pihak-pihak yang tidak berhak mengambil kekayaan sumber daya alam kita di laut terutama," tegas AHY.