Statistik Duel Chelsea vs Manchester United: Dominasi Kosong dan Pola Aneh The Blues
Guruh Putra Tama April 19, 2026 05:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Manchester United mengemas tiga poin dari Stamford Bridge dengan mengalahkan Chelsea di pekan 33 Liga Inggris, Minggu (19/4/2026), dini hari.

MU mengantongi tiga poin berkat kemenangan 0-1 atas Chelsea yang ditentukan sebuah momen penting di menit ke-43.

Setan Merah mencetak satu-satunya gol dari usaha Matheus Cunha yang memanfaatkan umpan silang Bruno Fernandes.

Bruno yang bergerak di sektor kanan berhasil memberikan umpan ke dalam kotak penalti secara akurat.

Cunha yang datang dari belakang langsung menyambar bola tersebut dan merobek jala Chelsea.

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Tarian Cunha Pastikan Manchester United Angkut 3 Poin atas Chelsea

Ternyata Manchester United memutuskan 'menarik diri' dari pertandingan setelah mencetak gol ini.

Di sisa pertandingan, Chelsea benar-benar diberikan keleluasaan oleh sang lawan untuk memegang bola secara dominan.

Penguasaan bola lebih dari 60 persen menjadi tanda The Blues mengurung MU di sisa laga.

Meski demikian, dominasi tersebut tak membuahkan hasil apapun.

Mereka gagal membuat banyak peluang yang benar-benar membuat kiper Setan Merah berjibaku.

Hanya sesekali Enzo Fernadez atau Liam Delap memberikan ancaman tersebut.

Penyerang Chelsea, Alejandro Garnacho mencetak gol kedua The Blues saat melawan Qarabag pada ajang Liga Champions di Tofiq Bahramov Stadium, Kamis (6/11/2025).
GARNACHO - Penyerang Chelsea, Alejandro Garnacho mencetak gol kedua The Blues saat melawan Qarabag pada ajang Liga Champions di Tofiq Bahramov Stadium, Kamis (6/11/2025). (UEFA Champions League)

Sisanya, The Blues hanya berputar-putar di luar kotak penalti sembari memberikan crossing ke dalam.

Mereka seolah tak memanfaatkan kondisi Setan Merah yang sedang compang-camping kehabisan bek tengah.

Chelsea tak mau memanfaatkan skema running behind the back untuk memecah kebuntuan mereka.

Pola penyerangan yang sama, alhasil, selalu bisa dihalau Manchester United.

Selain itu pelatih Chelsea, Liam Rosenior, juga memiliki pola aneh dalam mengejar ketertinggalan.

Ia tak mencoba memasukkan banyak pemain yang memiliki tipikal menyerang lebih kuat.

Setelah tertinggal, ia malah memasukkan tiga pemain yang punya naluri bertahan lebih kuat.

Mulai dari Josh Acheampong, Trevoh Chalobah, hingga Romeo Lavia yang berposisi di sektor bertahan dan gelandang tengah.

Satu-satunya pemain depan yang dimasukkan adalah Alejandro Garnacho di menit 16.

Namun masuknya Garnacho juga lantaran Estevao yang mengalami cedera.

Suka Cita MU

Sebaliknya dari kubu tim tamu, suka cita terasa ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Perjuangan keras Manchester United mempertahankan keunggulan menjadi tak sia-sia.

Noussair Mazraoui yang dipasang sebagai bek tengah bersama Ayden Heaven lega lantaran mencatatkan clean sheet bersama Senne Lammens.

Pujian juga pantas diberikan kepada Bruno Fernandes.

Kapten Manchester United ini lagi-lagi memiliki peran sentral dalam kemenangan timnya.

Ia memberikan assist luar biasa yang sekaligus mempertajam catatan pribadinya.

Bruno kini mengukir 18 assist di Liga Inggris. Ia tinggal 2 assist lagi untuk menyamai rekor assist terbanyak dari Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.

Selain itu, tak ada pemain di seantero Eropa yang memiliki raihan assist melebihi Bruno.

Hanya ada Michael Olise saja yang sama-sama mencatatkan 18 assist bersama bintang asal Portugal ini.

Penampilan solid juga ditunjukkan bek muda Manchester United, Ayden Heaven.

Heaven yang dipasang sebagai starter tak gentar menghadapi para pemain senior Chelsea.

Secara statistik, penampilannya juga luar biasa.

Ia selalu memenangkan duel udara melawan siapapun.

Selain itu, ia membukukan 4 kali blik, 3 tekel sukses, 3 sapuan bola, dan 2 umpan ke sepertiga akhir lapangan.

Tambahan tiga angka ini membuat rekor Manchester United era Carrick semakin tajam.

Mereka adalah tim yang meraih poin paling banyak selama tahun 2026.

MU sudah meraup 28 poin, melebihi tim manapun, termasuk Arsenal dan Manchester City.

Modal yang luar biasa bagi mereka untuk menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.