Menang dari PSM Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Hingga 1 Poin Jaga Momentum di Jalur Juara
Ilham Mulyawan April 19, 2026 09:58 AM

TRIBUN-SULBAR.COM, PAREPARE - Tampil di depan pendukung, PSM gagal tiga poin usai kalah tipis dari lawannya, Borneo FC pada laga pekan 28 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/4/2026).

Skor 1-2 untuk kemenangan tim Pestu Etam - julukan Borneo FC.

Padahal, skuad PSM awalnya sempat memimpin melalui gol di menit 16 M Arfan.

Baca juga: JK Kasih Paham Ternak Mulyono Ungkap Peran Besar Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta Ada Restu Megawati

Baca juga: Satpol PP Larang Pedagang Jualan di Bahu Jalan Arteri Mamuju Rawan Sebabkan Kecelakaan

Namun Borneo FC menyamakan kedudukan di menit 30 lewat tendangan bebas Juan Villa.

Tim asal Samarinda, Kalimantan Timur itu kemudian membalikkan keadaan menit 77, melalui sontekan Koldo Obieta usai menyambut umpan silang Mariano Peralta.

Keunggulan Borneo FC 1-2 bertahan hingga babak kedua berakhir.

Bagi Borneo FC tiga poin dari PSM sangat menentukan arah perburuan gelar musim ini. 

Dengan tujuh laga tersisa, setiap pertandingan kini bernilai seperti final. 

Tidak ada ruang untuk kehilangan poin jika Borneo FC ingin menjaga asa juara tetap hidup.

Saat ini Borneo FC masih tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan 63 poin, hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung di peringkat pertama dengan 64 poin. 

Sementara Persija Jakarta terus membayangi dari belakang dengan 58 poin.

“Kami ingin terus bersaing di papan atas,” kata pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes.

Untuk itu laga ini bukan sekadar tentang mengejar angka tetapi menjaga momentum, mimpi, dan membuktikan bahwa tim layak berada di jalur juara. 

Di tengah tekanan klasemen, setiap detik di lapangan akan menjadi penentu.

"Kami sukses memangkas selisih poin dengan tim di posisi pertama dan ketiga,” terang Fabio.

Sedangkan bagi PSM, kekalahan ini membuat PSM Makassar gagal perlebar jarak dengan tim zona degradasi.

Mereka kembali tertahan di peringkat 13 dengan 28 poin.

Caretaker Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengakui hasil ini jauh dari harapannya.

Dia enggan menjadikan kondisi tim yang pincang sebagai alasan utama kekalahan.

Meskipun dia mengakui bahwa krisis pemain akibat cedera cukup memengaruhi kedalaman skuadnya.

Beberapa pemain kunci seperti Neto, Victor Dethan, dan Mufli masih dalam pemulihan cedera.

Hilang Fokus

Ahmad mengungkapkan, masalah utama tim terletak pada hilangnya fokus setelah sempat unggul.

Kesalahan individu yang dilakukan para pemain di babak kedua memudahkan lawan untuk membalikkan keadaan.

Selain itu, upaya rotasi pemain yang dilakukan di babak kedua tidak membuahkan hasil signifikan sesuai strategi yang direncanakan.

"Kami sempat unggul, tapi kemudian kesalahan datang dari kami sendiri," kata Ahmad.

"Saya berharap pergantian pemain membawa dampak positif di babak kedua, namun sayangnya penampilan pemain pengganti tidak sesuai harapan," ungkapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.