TRIBUNNEWS.COM - Jadwal grand final Proliga 2026 bakal diselenggarakan di GOR Among Rogo, Yogyakarta, pada 24-26 April mendatang.
Untuk sektor putra, Jakarta Lavani Livin Transmedia akan berhadapan dengan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Sedangkan di sektor putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan menantang Jakarta Pertamina Enduro.
Grand final Proliga 2026 menggunakan format best of three yang berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya.
Format best of three adalah sistem pertandingan di mana sebuah tim harus memenangkan 2 dari maksimal 3 laga.
Tim yang berhasil meraih dua kemenangan di babak grand final berhak keluar sebagai juara Proliga 2026.
Baca juga: Megawati Efek Lahirkan Aturan Baru, Liga Voli Korea Tambah Kuota Pemain Asing Asia
Tidak hanya babak grand final, laga perebutan tempat ketiga Proliga 2026 juga akan menggunakan format best of three.
Jadwal perebutan tempat ketiga Proliga 2026 dihelat di tempat yang sama yakni GOR Among Rogo, Yogyakarta, pada 21-23 April.
Sektor putra mempertemukan Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya.
Lalu sektor putri menyajikan duel Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN.
Baca juga: Timnas Voli Putri Indonesia Segrup dengan Vietnam di AVC Cup 2026, Marcos Sugiyama Mulai Tebar Jala
Grand final Proliga 2026 menjadi momentum Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) untuk mencetak hattrick juara.
Sebelumnya JBP adalah juara Proliga musim 2024 dan 2025. Fakta menariknya mereka selalu mengalahkan LavAni di laga final.
Pada final Proliga 2024, JBP menang atas LavAni dengan skor 3-1 (30-28, 22-25, 22-25, 23-25).
Kemudian pada final Proliga 2025, JBP kembali menundukkan LavAni dengan skor 3-2 (19-25, 23-25, 25-22, 25-22, 15-9).
Kembali bertemu LavAni di laga perebutan juara Proliga 2026, ambisi besar diusung salah satu pemain JBP yakni Alfin Daniel.
Dikutip dari BolaSport, pevoli berposisi setter itu mengaku optimis JBP bisa mencetak hattrick juara Proliga.
Jika itu berhasil, JBP akan menggoreskan tinta sejarah sebagai tim putra pertama yang mampu meraih gelar juara Proliga tiga musim beruntun.
"Optimistis itu pasti. Siapa tahu jadi sejarah karena hattrick kan," kata Alfin.
Sementara itu, Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri mengusung misi back to back juara Proliga.
Ya, Pertamina Enduro merupakan juara Proliga 2025 setelah menundukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (26-24, 25-22, 25-16).
Fakta menariknya, Megawati akan berhadapan dengan Gresik Phonska selaku mantan timnya.
Megawati memperkuat Gresik Phonska di Proliga 2025 yang kala itu masih bernama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Mereka finis sebagai tim peringkat ketiga seusai mengalahkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-1 (25-15, 20-25, 25-20, 25-21).
Kini, Megawati menjadi harapan untuk membawa Pertamina Enduro meraih gelar juara Proliga dua musim beruntun.
Apabila hal itu mampu diwujudkan Megawati, pevoli berjuluk Megatron itu berhasil merusak mimpi Gresik Phonska untuk meraih gelar juara Proliga pertamanya.
Karena sejak Proliga digelar pada 2002, Gresik Phonska belum pernah mencatatkan namanya sebagai juara.
Prestasi terbaik Gresik Phonska di Proliga baru sebatas runner-up yang mereka raih pada edisi 2002, 2003, 2006, 2007, dan 2022.
(Tribunnews.com/Isnaini)(BolaSport/Ardhianto Wahyu)