Warga Prancis Marah Demo Macron, Kritik Pemerintah Bantu AS-Israel Perang Desak Setop Blokade Hormuz
Tegar Melani April 19, 2026 11:42 AM

- Sejumlah warga Prancis menggelar aksi unjuk rasa memprotes pemerintahan Presiden Emmanuel Macron pada Jumat (17/4) waktu setempat.

Mereka mengkritik keras sikap Prancis yang dinilai membantu Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam perang melawan Iran, Lebanon hingga Palestina.

Aksi unjuk rasa itu dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bakal memperpanjang blokade Selat Hormuz hingga tercapainya kesepakatan damai.

Warga Prancis marah mengkritik pemerintah atas sikap pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.

Massa membawa slogan anti-Macron, mengibarkan bendera Lebanon dan Palestina serta mengecam perang dengan Iran.

Mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan "Hentikan Blokade Selat Hormuz".

Warga Prancis menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak mempercayai apa yang disampaikan Presiden AS Donald Trump.

Demostran bernama Patrick mengatakan pemerintah Prancis tidak mampu berbuat apapun untuk menghentikan serangan Israel dan AS.

"Berdasarkan pernyataan yang dibuat Trump siang ini, dengan asumsi kita dapat mempercayainya, sama sekali tidak jelas, dan juga tidak jelas dari pernyataan yang dibuat oleh para pemimpin Iran, bahwa gencatan senjata ini dapat menyebabkan penghentian total pertempuran," kata demonstran Patrick.

Sementara itu demonstran lain bernama Josiane mengatakan bahwa Prancis adalah teman Israel.

Menurutnya pemerintahan Prancis sudah bersekutu dengan Israel, sementara Macron melayani Trump dan Netanyahu.

 


Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.