1 Kursi Berpotensi Jadi Rebutan di MotoGP setelah Eks Senior Mario Aji Membelot ke Yamaha
Ardhianto Wahyu April 19, 2026 01:33 PM

TRACKHOUSE MOTOGP
Pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura, dalam balapan MotoGP Amerika 2026 di Circuit of The Americas, Austin, AS, Minggu (29/3/2026).

BOLASPORT.COM - Saga bursa transfer MotoGP yang telah menjadi rahasia semua orang sejak awal tahun kedatangan kabar mengejutkan. Satu posisi yang tadinya dikira sudah dikunci kini menghadirkan kesempatan.

Kejutan hadir dari kabar pindahnya Ai Ogura dari Trackhouse Racing ke tim pabrikan Yamaha seperti yang diberitakan Motorsport.com pekan lalu.

Posisi Ogura di Trackhouse Racing tadinya terlihat aman.

Pasalnya, performanya sedang menanjak. Motor Aprilia RS-GP yang ditungganginya juga sedang mendominasi kejuaraan pada awal musim ini.

Justin Marks selaku pemilik tim Trackhouse tidak berniat mengganti sosok yang direkrut sejak rookie pada tahun lalu itu.

"Kami perlu membangun keberlanjutan, memahami dengan siapa kami bekerja, dengan motor apa, dan bertumbuh dari sana," ucapnya, dikutip dari The-Race.

Keputusan Ogura untuk merapat ke Yamaha kian mengejutkan apabila melihat perjalanan kariernya.

Ogura bertumbuh di ekosistem Honda dan sempat menjadi sosok yang didorong untuk debut dengan tim satelit LCR karena prestasinya.

Ogura menjadi andalan Honda Team Asia di Moto2 dan Moto3. Dia pernah setim dengan rider Indonesia, Andi Farid Izdihar dan Mario Suryo Aji, walau di kelas yang berbeda.

Bahkan ketika memilih pindah ke tim MT Helmets-MSi pada 2024, Ogura masih berstatus pembalap yang didukung Honda.

Hubungan Ogura dan Honda berakhir pada 2025 ketika dia menerima tawaran Trackhouse yang notabene tim satelit Aprilia.

Ogura dengan lugas mengatakan dirinya bersedia karena motor Aprilia terlihat lebih kompetitif daripada Honda.

"Saya harap semuanya baik-baik saja di antara saya dan Honda .... akan menyenangkan jika bisa mengakhiri karier bersama Honda," katanya, dinukil dari Speedweek.com.

Sementara itu, terbukanya 1 kursi di tim Trackhouse menghadirkan kesempatan bagi pembalap yang belum mengamankan masa depannya di MotoGP.

Salah satu yang paling sering disebut adalah pembalap tim pabrikan Honda, Joan Mir, karena relasi baiknya dengan manajer tim Trackhouse, Davide Brivio.

Sedangkan menurut The-Race, Mir berpeluang untuk bertahan jika dipertahankan Honda di tim utamanya.

Honda tengah bernegosiasi dengan Tech3 sebagai tim satelit yang kedua.

Jika berhasil, ada skenario Mir tetap di tim pabrikan bersama Fabio Quartararo sedangkan calon rookie, David Alonso, ditempatkan lebih dulu di tim satelit anyar itu.

Selain Mir, pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio, juga masuk dalam radar.

Akan tetapi, prioritas sosok yang sedang 'menggendong' Ducati itu ialah bertahan di tim VR46 dengan dukungan penuh dari pabrikan Borgo Panigale.

Opsi lainnya adalah merekrut debutan dari kelas Moto2.

Tahun lalu Trackhouse pernah memberi kesempatan uji coba terhadap Manuel Gonzalez. Sosok itu kini memimpin klasemen kategori tengah Grand Prix.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.