SiteMinder Bawa Distribusi Hotel ke Era AI yang Lebih Real-Time
Ida Bagus Artha Kusuma April 19, 2026 01:34 PM

nextren.com - SiteMinder memperluas platform distribusi hotelnya ke ekosistem kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini merespons perubahan perilaku wisatawan yang kini semakin mengandalkan AI untuk mencari, membandingkan, hingga memesan akomodasi.

Perusahaan yang menghubungkan 53.000 hotel di 150 negara itu ingin memastikan properti tetap mudah ditemukan di titik pencarian baru berbasis AI, bukan hanya di mesin pencari, metasearch, atau online travel agency (OTA).

AI Jadi Kanal Baru Pencarian Hotel

SiteMinder menyebut delapan dari sepuluh wisatawan kini ingin menggunakan AI dalam proses pemesanan, berdasarkan Changing Traveller Report 2026.

Tren ini mendorong hotel untuk hadir di platform AI dengan data yang akurat dan real-time.

Artinya, visibilitas hotel tidak lagi cukup hanya mengandalkan OTA atau website resmi. Data harga, ketersediaan kamar, dan informasi properti harus bisa diakses langsung oleh sistem AI.

Demand Plus dan Channels Plus Diperluas

SiteMinder memperkenalkan dua pengembangan utama: Demand Plus dan Channels Plus.

Demand Plus kini tidak hanya terhubung dengan Google, Trivago, dan TripAdvisor, tetapi juga diperluas ke platform AI seperti ChatGPT dan Claude.

Wisatawan dapat menemukan rekomendasi hotel, melihat harga real-time, dan langsung memesan melalui situs hotel.

Sementara itu, Channels Plus memungkinkan OTA dan platform berbasis AI mengakses inventaris hotel SiteMinder.

Pengguna bisa menyelesaikan pencarian hingga pemesanan di platform mitra, lalu sistem meneruskan reservasi ke hotel.

Gandeng DirectBooker untuk Integrasi AI

SiteMinder menunjuk DirectBooker sebagai mitra AI pertama. Platform ini menghubungkan tarif hotel ke berbagai layanan AI secara real-time.

CEO SiteMinder, Sankar Narayan, mengatakan perusahaan terus menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku wisatawan.

"Menyesuaikan diri dengan perubahan cara wisatawan mencari dan memesan hotel adalah tujuan utama pendirian SiteMinder."

Sementara itu, CEO DirectBooker Sanjay Vakil menilai AI membuka jalur baru distribusi hotel. "AI membuka pintu baru bagi pencarian hotel, dan setiap hotel berhak ditemukan melalui jalur ini."

Pengembangan ini didukung Model Context Protocol (MCP), yang memungkinkan platform AI mengakses data hotel secara langsung dan real-time.

Pendekatan ini penting untuk menjaga akurasi informasi. Tanpa data yang selalu diperbarui, rekomendasi AI berisiko tidak relevan dan sulit dikonversi menjadi pemesanan.

SiteMinder saat ini mengelola lebih dari 2,5 juta kamar dan memproses lebih dari 300 juta malam kamar per tahun. Skala ini memberi peluang besar bagi hotel untuk masuk ke ekosistem AI.

Namun, hotel harus memastikan data, tarif, dan inventaris selalu akurat. Di era AI, kualitas data akan menentukan apakah hotel mudah ditemukan dan dipesan.

Director of Hotels and Resorts EVT, Norman Arundel, menilai AI kini menjadi bagian dari cara wisatawan memilih akomodasi. Hotel harus hadir dengan informasi yang tepat di waktu yang tepat.

Langkah SiteMinder menandai pergeseran penting: AI mulai menjadi kanal distribusi hotel. Hotel yang cepat beradaptasi berpeluang menangkap permintaan lebih awal.

Sebaliknya, hotel yang lambat berisiko tertinggal di titik pencarian baru yang kini dibentuk oleh AI.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.