6 Ruang Gedung Pesantren Hidayatullah Mamuju Gosong Terbakar Penyebab Masih Diselidiki
Ilham Mulyawan April 19, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sebanyak enam ruangan Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju yang berada di Kawasan pasar Baru, Mamuju, Sulawesi barat gosong terbakar pada Minggu (19/4/2026).

Ketua Yayasan Hidayatullah Mamuju, Gunawan, merinci bangunan yang terbakar didominasi ruang belajar mengajar untuk tingkat pendidikan anak usia dini dan dasar.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gedung Pesantren Hidayatullah Mamuju Terbakar

Baca juga: Jualan Saat Car Free Day Pedagang Kue dan Gorengan di Mamuju Tengah Raup Cuan Hingga Rp700 Ribu

"Yang terbakar itu bangunan TK, SD, kemudian gedung Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Total ada lima ruang kelas dan satu ruang BMH. Jadi total enam ruangan semuanya," kata Gunawan kepada awak media.

Hingga saat ini, pihak yayasan belum bisa memastikan penyebab pasti munculnya api maupun total kerugian material yang diderita.

Api diketahui mulai membesar sekitar pukul 11.00 WITA.

"Asal usul apinya dari mana, saya belum tahu. Tadi kejadiannya sekitar jam 11 sekian. Untuk estimasi kerugian, saya belum bisa perkirakan karena kita harus hitung juga isi di dalam TK dan kantor BMH itu apa saja," tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan-bangunan tersebut mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap dan interior ruangan.

Pihak yayasan mengaku masih syok atas musibah yang terjadi secara tiba-tiba ini, mengingat aktivitas pendidikan biasanya sangat padat di area tersebut.

Proses pendinginan tim pemadam kebakaran masih berlangsung guna memastikan tidak ada sisa bara api di bawah puing-puing bangunan yang hangus.

KEBAKARAN - Petugas yang sedang memadamkan api yang melalap gedung Pondok pesantren Hidayatullah Mamuju, Minggu (19/4/2026).
KEBAKARAN - Petugas yang sedang memadamkan api yang melalap gedung Pondok pesantren Hidayatullah Mamuju, Minggu (19/4/2026). (Tribun-Sulbar.com/Suandi)

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan suasana mencekam saat api dengan cepat merambat ke bangunan utama pesantren.

Material bangunan yang didominasi kayu dan atap seng membuat api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Santri Berlarian keluar

Api terlihat berkobar hebat di bagian atap gedung TPA-KB-TK Integral Al-Furqan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cerdas Mandiri Hidayatullah.

Warga sekitar dan para santri tampak panik berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri serta barang-barang berharga.

Beberapa pemuda setempat terlihat berjibaku menggunakan peralatan seadanya, seperti selang air rumahan, untuk membasahi dinding bangunan yang belum terbakar guna mencegah api semakin meluas ke area padat penduduk di Kompleks Pasar Baru.

Kondisi di lapangan saat ini sangat riuh. Selain suara gemeretak kayu yang terbakar, suara sirine dari armada Pemadam Kebakaran (Damkar) terus bersahutan.

Dua unit mobil Damkar dan water Cannon Brimob Polda Sulbar telah dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.