PSM Makassar Diterpa Badai Cedera, Momentum Pemain Pelapis Unjuk Gigi di Sisa Musim
Sakinah Sudin April 19, 2026 02:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar mengalami situasi sulit di Super League 2025/2026.

Di tengah perjuangan mengamankan posisi dari jurang degradasi, PSM Makassar diterpa badai cedera.

Beberapa pemain diragukan tak bisa memperkuat PSM Makassar dalam waktu dekat ini.

Ada penyerang sayap muda Victor Dethan yang telah absen tiga pertandingan terakhir.

Pemain berdarah Indonesia-Kanada ini sudah tiga pekan tak ikut latihan full Juku Eja karena pemulihan cedera.

Situasi serupa dialami penyerang sayap Mufli Hidayat.

Pemain kelahiran Bone ini tak bisa digunakan tenaganya karena cedera.

Lalu ada bek Aloisio Neto Soares.

Bek berpaspor Brasil ini cedera ketika PSM Makassar mengalahkan PSIM Yogyakarta pada Jumat (10/42026).

Akibat cedera tersebut, Aloisio Soares tak bisa perkuat PSM Makassar melawan Borneo Samarinda FC, Sabtu (18/4/2026).

Kondisi serupa dirasakan gelandang Rifky Dwi Septiawan.

Cedera didapatkan juga saat melawan PSIM Jogja.

Pemain akrab disapa Kiprit ini masih pemulihan cedera.

Makanya, absen juga di pertandingan menghadapi Borneo Samarinda FC.

Bek asal Montenegro Dusan Lagator menambah deretan pemain PSM Makassar yang mengalami cedera.

Dusan Lagator alami cedera di menit 31 saat PSM Makassar menjamu Borneo FC.

Pemain berusia 31 tahun itu tak bisa melanjutkan pertandingan, sehingga ditarik keluar.

Dusan Lagator digantikan oleh Akbar Tanjung di palang pintu pertahanan.

Banyak pemain menepi ini membuat sang caretaker Ahmad Amiruddin pusing.

Sebab, opsi pemain dimiliki terbatas.

Sementara PSM Makassar butuh kekuatan penuh untuk memastikan satu tiket Super League musim depan.

Sampai sekarang, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini berada di zona kuning.

PSM Makassar berada di urutan 13 dengan 28 poin, selisih empat poin dengan Persis Solo sebagai tim teratas zona merah.

Ahmad Amiruddin mengungkapkan, pemain cedera kemungkinan dalam waktu dekat belum bisa tampil.

Namun, ia melihat tekad kuat para pemain tersebut untuk berkontribusi bagi tim.

Mereka berusaha semaksimal mungkin bisa pulih secepatnya.

Jika ada cara cepat untuk bisa merumput lagi, pelatih akrab disapa Amir ini yakin anak asuhnya akan menempuhnya.

“Kalau ada cara lain bisa tampil, mereka akan coba, entah itu lewat injeksi atau penanganan lainnya," kata Ahmad Amiruddin saat konferensi pers usai pertandingan melawan Borneo FC, Sabtu (18/4/2026) malam.

"Mereka akan coba, karena mereka semua kelihatannya mau membantu tim keluar dari masa sulit ini,” jelasnya.

Juru taktik 43 tahun ini mengaku, jika mengacu pada tim medis, beberapa pemain tak bisa tampil lagi hingga kompetisi berakhir.

Namun, mereka punya niat besar untuk berkontribusi kepada PSM Makassar. Berbagai cara akan ditempuh asalan bisa bermain.

“Mereka masih mau cari cara untuk tampil, berkontribusi bagi tim,” ucapnya Amir.

Waktunya Pemain Cadangan Unjuk Gigi

Legenda PSM Makassar Anwar Liko mengatakan, beberapa pemain cedera tentu merugikan bagi tim.

Namun, ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk unjuk gigi.

Apalagi, PSM Makassar diisi 33 pemain.

Mereka bisa memperkuat Laskar Ayam Jantan dari Timur karena kualitas dimiliki.

“Saya kira semua pemain PSM Makassar punya kualitas," kata Anwar Liko saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (19/4/2026).

"Kalau ada pemain absen, jadi kesempatan pemain selama ini jadi cadangan untuk unjuk kemampuan,” jelasnya.

Menurut Anwar, manajemen dan tim kepelatihan kini butuh memotivasi pemain di sisa pertandingan musim ini

Yuran Fernandes harus ditekan agar memberikan performa terbaik di setiap laga.

Jika itu terjadi, ia optimis PSM Makassar bisa bertahan di Super League musim depan.

“Kalau main jangan hanya beberapa pemain saja tampil bagus, tapi semua pemain harus memberikan yang terbaik," ujar mantan pemain yang bawa PSM Makassar juara Perserikatan 1991/1992 ini

"Jaga marwah PSM Makassar di sepak bola Indonesia,” imbuhnya . (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.