Hari Kartini 2026, Wagub NTT Ajak Perempuan Prioritaskan Deteksi Dini Kanker, Jangan Tunggu Sakit
Adiana Ahmad April 19, 2026 03:40 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Menjelang Hari Kartini 2026 yang tinggal dua hari lagi, Wakil Gubernur NTT ( wagub NTT ) Johni Asadoma mengimbau Perempuan agar melakukan deteksi dini kanker. 

Wagub Johni Asadoma menekankan pentingnya deteksi dini kanker sebagai langkah krusial dalam menekan angka kematian, khususnya di kalangan perempuan.

Mantan Kapolda NTT ini mengingatkan kaum Perempuan jangan tunggu sakit baru memeriksakan diri. 

Hal itu disampaikan Wagub Johni Asadoma dalam kegiatan funwalk dan kampanye publik dalam rangka peringatan Hari Kartini 2026 bertajuk “Dari Semangat Kartini Melangkah Bersama Menuju Aksi Nyata Peduli Kanker dan Kesehatan Reproduksi”, Sabtu (18/4/2026), Johni menyampaikan itu. 


“Jangan tunggu sakit untuk memeriksakan diri. Deteksi dini adalah kunci untuk menyelamatkan kehidupan,” kata Johni di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan El Tari, Kota Kupang. 

Ia menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan, terutama kanker payudara dan kanker serviks yang menjadi ancaman serius bagi perempuan. Menurutnya, banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

“Ini yang harus kita ubah bersama. Kesadaran untuk memeriksakan diri sejak dini harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menekankan, peringatan Hari Kartini tidak boleh hanya berhenti pada seremoni, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat literasi kesehatan perempuan.

Dia juga mengapresiasi layanan deteksi dini seperti IVA Test dan SADANIS yang dinilai cepat, terjangkau, dan berdampak besar dalam meningkatkan peluang kesembuhan jika penyakit ditemukan lebih awal.

Selain funwalk, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi kesehatan, pelayanan keluarga berencana (KB), serta skrining kesehatan bagi remaja. Ia menilai pendekatan lintas generasi ini penting untuk membangun kesadaran sejak dini.

“Masyarakat harus menjadi pelaku utama. Pemerintah menyiapkan layanan, tetapi kesadaran harus datang dari diri sendiri,” ujar dia.  (fan) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.