SRIPOKU.COM - Menyiapkan diri menghadapi Asesmen Nasional kini jadi lebih mudah dengan mempelajari pola soal AKM yang dirancang khusus untuk mengasah logika berpikir siswa SMA.
Menghadapi tantangan Asesmen Nasional di tingkat menengah atas memerlukan kesiapan analisis yang mendalam melalui latihan soal AKM literasi dan numerasi yang relevan.
Guna mendukung pencapaian kompetensi minimum yang optimal, simulasi soal AKM SMA berikut ini disusun untuk melatih kemampuan nalar kritis siswa dalam situasi kehidupan nyata.
Baca juga: 10 Contoh Soal AKM Literasi & Numerasi SMP untuk Persiapan Asesmen Nasional
Bagian 1: Literasi Membaca
Wacana: Ketahanan Pangan dan Urban Farming
Di tengah laju konversi lahan pertanian menjadi pemukiman, konsep urban farming atau pertanian perkotaan muncul sebagai solusi ketahanan pangan di kota-kota besar. Dengan memanfaatkan lahan sempit, atap gedung, hingga teknik hidroponik, warga dapat memproduksi sayuran secara mandiri. Meskipun belum bisa menggantikan peran lahan pertanian luas secara total, urban farming efektif dalam mengurangi jejak karbon akibat distribusi pangan yang jauh.
Soal 1 (Pilihan Ganda)
Berdasarkan teks tersebut, apa keuntungan utama urban farming dari sisi lingkungan?
A. Menggantikan seluruh peran lahan pertanian konvensional.
B. Meningkatkan harga jual sayuran di perkotaan.
C. Mengurangi jejak karbon karena distribusi pangan menjadi lebih dekat.
D. Memperluas lahan pemukiman di pusat kota.
Kunci Jawaban: C
Soal 2 (Pernyataan Benar/Salah)
Tentukan apakah pernyataan berikut sesuai dengan isi teks!
Urban farming merupakan solusi di tengah penyusutan lahan pertanian. (Benar)
Hasil dari pertanian perkotaan sudah cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pangan nasional. (Salah)
Hidroponik adalah salah satu metode yang bisa digunakan dalam urban farming. (Benar)
Soal 3 (Uraian)
Mengapa penulis menyatakan bahwa urban farming belum bisa menggantikan peran lahan pertanian luas secara total?
Kunci Jawaban: Karena skala produksi pertanian perkotaan masih terbatas pada lahan sempit atau hobi, sehingga belum mampu memproduksi komoditas pokok (seperti padi atau jagung) dalam jumlah massal yang dibutuhkan seluruh penduduk.
Bagian 2: Numerasi
Wacana: Investasi Reksa Dana
Seorang siswa kelas 12 ingin mulai berinvestasi dengan modal awal Rp1.000.000. Ia memilih reksa dana dengan estimasi keuntungan rata-rata 10 persen per tahun menggunakan sistem bunga majemuk (keuntungan tahun berjalan ditambahkan ke modal tahun berikutnya).
Soal 4 (Pilihan Ganda)
Berapakah perkiraan total uang siswa tersebut setelah akhir tahun ke-2?
A. Rp1.100.000
B. Rp1.200.000
C. Rp1.210.000
D. Rp1.300.000
Kunci Jawaban: C (Pembahasan: Tahun 1 = 1.100.000; Tahun 2 = 1.100.000 + (10 % x 1.100.000) = 1.210.000)
Soal 5 (Menjodohkan)
Pasangkan jumlah investasi awal dengan total hasil setelah 1 tahun (bunga 10 % ):
1. Modal Rp2.000.000 ... a. Rp5.500.000
2. Modal Rp3.500.000 ... b. Rp2.200.000
3. Modal Rp5.000.000 ... c. Rp3.850.000
Kunci Jawaban: 1-b, 2-c, 3-a
Soal 6 (Pilihan Ganda Kompleks)
Jika siswa tersebut ingin uangnya menjadi minimal Rp1.500.000 tanpa menambah modal (hanya dari bunga), manakah pernyataan yang benar? (Pilih dua)
[ ] Uang tersebut akan mencapai target dalam waktu tepat 3 tahun.
[ ] Setelah 4 tahun, uang tersebut akan melebihi Rp1.400.000.
[ ] Target Rp1.500.000 belum tercapai jika hanya disimpan selama 4 tahun.
[ ] Target akan tercapai pada tahun ke-5 (dengan asumsi bunga stabil).
Kunci Jawaban: Pernyataan ke-2 dan ke-4
Bagian 3: Literasi Sosial & Karakter
Wacana: Etika Digital dalam Berpendapat
Di era digital, kebebasan berpendapat dijamin oleh undang-undang. Namun, kebebasan tersebut sering disalahartikan untuk menyerang pribadi orang lain melalui kolom komentar. Sebagai pelajar SMA, penting untuk memahami batasan antara kritik konstruktif dan perundungan siber (cyberbullying).
Soal 7 (Pilihan Ganda)
Manakah yang merupakan ciri dari kritik konstruktif di media sosial?
A. Menggunakan kata-kata kasar agar pelaku jera.
B. Fokus pada kesalahan pribadi di masa lalu.
C. Memberikan masukan yang disertai alasan logis dan solusi.
D. Menghasut orang lain untuk ikut membenci akun tersebut.
Kunci Jawaban: C
Soal 8 (Isian Singkat)
Menyebarkan informasi palsu dengan tujuan menjatuhkan reputasi seseorang disebut ....
Kunci Jawaban: Fitnah / Hoaks / Pencemaran Nama Baik
Soal 9 (Benar/Salah)
Tentukan sikap yang tepat sesuai etika digital!
Membagikan tangkapan layar percakapan pribadi tanpa izin. (Salah)
Melaporkan akun yang menyebarkan ujaran kebencian. (Benar)
Menanggapi komentar negatif dengan emosi yang meledak-ledak. (Salah)
Soal 10 (Uraian)
Apa dampak jangka panjang bagi seorang siswa jika ia tercatat melakukan perundungan siber di media sosial?
Kunci Jawaban: Dampaknya meliputi rusaknya reputasi digital (digital footprint) yang sulit dihapus, potensi terjerat masalah hukum (UU ITE), serta sanksi sosial atau hambatan saat mendaftar kuliah/kerja di masa depan.