Harga Dexlite Melambung, Warga Cilacap Pilih Beli BBM Nonsubsidi Bergantian dengan Solar
rika irawati April 19, 2026 02:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi membuat pelanggan di Cilacap, Jawa Tengah, beralih ke BBM subsidi.

Pasalnya, kenaikan harga yang terjadi cukup melambung.

Antrean pengisian BBM nonsubsidi di SPBU juga terlihat berkurang.

Seperti yang terlihat di SPBU Kroya Cilacap, Minggu (19/4/2026) pagi.

Jalur BBM nonsubsidi untuk Dexlite dan Pertamax Turbo terlihat kosong.

Mobil yang biasa mengisi BBM Dexlite beralih ke jalur Solar.

Begitu juga motor, memilih mengantre di Pertamax atau Pertalite.

Baca juga: Adu Harga BBM Terbaru Usai Ada Kenaikan: Pertamina vs Vivo vs BP, Siapa Paling Murah untuk RON 92?

Diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi pada Sabtu (18/4/2026).

Berdasarkan data dari MyPertamina, harga Pertamax Turbo (RON 98) melonjak dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter, sementara Dexlite naik drastis dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter.

Tak hanya itu, Pertamina Dex juga mengalami kenaikan signifikan dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Sementara, harga BBM jenis Pertamax (RON 92) masih bertahan di Rp12.300 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Wiguna, warga Cilacap, mengaku terkejut dengan lonjakan harga Dexlite.

"Cuma aku lihat kenaikannya gila-gilaan ya, Dexlite sekarang malah lebih mahal dari Pertamax," keluhnya, Minggu.

Baca juga: Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Per 18 April, Dexlite Tembus Rp 23.600

Wiguna memang kerap membeli Dexlite untuk kendaraannya.

Namun, melihat kenaikan harga Dexlite yang melambung, dia berniat membeli Solar untuk menekan pengeluaran bulanan.

"Rata-rata per bulan ngisi Dexlite Rp200 ribu sampai Rp250 ribu, kalau nggak lagi keluar kota," jelasnya.

"Melihat kenaikan harga lumayan tinggi, kayaknya tetap aku variasiin sama Solar," kata Wiguna. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.