Hari Terakhir, Ketua DPRD Parimo Alfres Sebut KPPD Perkuat Sinergi Program Nasional dan Daerah
Fadhila Amalia April 19, 2026 02:07 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, mengikuti hari terakhir Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lemhannas RI di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian retret pimpinan DPRD se-Indonesia berlangsung selama sepekan.

Alfres menilai, kegiatan tersebut memberi manfaat besar dalam memperkuat sinergi antara program nasional dan daerah.

Baca juga: Konflik Senjata di Puncak Papua Tengah, 9 Warga Tewas, 7 Luka

“Sangat bermanfaat dalam rangka sinergi program nasional dan daerah sehingga terbangun kolaborasi program,” ujarnya kepada TribunPalu.com.

Legislator PDIP Parigi Moutong itu menambahkan, forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan pemahaman antar pimpinan DPRD terkait arah pembangunan nasional.

“Ini juga untuk menyatukan pemahaman yang sama tentang Asta Cita untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan materi kegiatan, hari terakhir KPPD diisi dengan agenda padat sejak pagi hingga penutupan.

Berdasarkan jadwal menunjukkan rangkaian dimulai dari salat subuh berjamaah, olahraga bersama, hingga apel pagi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulteng, Minggu 19 April 2026: Hujan Ringan Diprediksi Terjadi di 6 Wilayah

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi utama bertema dukungan pemerintah terhadap Asta Cita di bidang pertahanan, keamanan, serta penegakan hukum.

Materi tersebut menghadirkan narasumber dari unsur Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kapolri, dengan moderator Irjen Pol (Purn) Kamaruddin.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gladi upacara hingga penutupan resmi KPPD Ketua DPRD seluruh Indonesia.

Sementara itu, suasana di dalam aula Akmil menunjukkan para peserta duduk rapi mengenakan kemeja putih.

Mereka menyimak paparan materi bertajuk “Retreat Integritas” yang menekankan pentingnya kejujuran dalam kepemimpinan.

Dalam materi tersebut ditegaskan, integritas merupakan fondasi peradaban dan kunci menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Pemkab Sigi Percepat Pembangunan Infrastruktur, Akses Wilayah di Kulawi Mulai Terbuka

DPRD juga didorong memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara akuntabel serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Salah satu kutipan dari Jendral Hoegeng Imam Santoso ditampilkan berbunyi, “Selesaikan tugas dengan kejujuran, karena kita masih bisa hidup dengan makan nasi dengan garam.”

Alfres berharap dengan berakhirnya kegiatan ini, dapat membawa penguatan kapasitas dan wawasan untuk diterapkan di Parigi Moutong.

Ia menegaskan, hasil dari forum nasional tersebut akan menjadi bekal dalam menjalankan fungsi DPRD secara lebih optimal di daerah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.