TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Hamka, meminta agar proses perekrutan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2026 dilakukan secara murni dan profesional.
Hamka yang juga politikus Partai Demokrat ini mengusulkan agar setiap sekolah di Kabupaten Mamuju Tengah bisa memiliki wakil dalam seleksi tersebut.
Baca juga: Kebakaran Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju Santri Selamat Asrama Jauh dari Lokasi Kebakaran
Baca juga: 6 Ruang Gedung Pesantren Hidayatullah Mamuju Gosong Terbakar Penyebab Masih Diselidiki
"Kalau bisa, ada perwakilan setiap sekolah," pintanya ditemui di rumah jabatannya, Jl Poros Topoyo-Tumbu, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, hal ini penting untuk melahirkan generasi yang berkualitas dan penuh disiplin.
Sebagai bentuk komitmen memastikan perekrutan berjalan profesional, Hamka akan meminta komisi yang menangani bidang tersebut untuk melakukan pengawalan ketat.
"Saya akan meminta teman-teman Komisi terlibat langsung dalam perekrutan," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa bentuk pengawasannya meliputi pemanggilan dan pendampingan terhadap dinas terkait.
Guna memastikan seluruh proses perekrutan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Jangan ada main mata dalam perekrutan ini," tegasnya.
Hamka berharap dengan pengawasan ketat, Paskibraka terpilih benar-benar merupakan generasi berkualitas dari Mamuju Tengah.
Ia juga optimistis para anggota Paskibraka nantinya bisa melaju ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari tingkat provinsi hingga Paskibraka nasional. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah