UMKM di Eks MTQ Kendari Dilarang Sementara Jualan Jelang HUT ke-62 Sultra, Aktif Lagi 24 April 2026
Amelda Devi Indriyani April 21, 2026 04:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Aktivitas perdagangan di kawasan eks MTQ, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, dihentikan sementara menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kawasan tersebut dipersiapkan sebagai venue utama kegiatan yang dijadwalkan dibuka pada 24 April 2026, dengan puncak acara berlangsung 27 April 2026.

Dari pantauan TribunnewsSultra.com di lokasi, Selasa (21/4/2026), pagar area MTQ dipasangi baliho bertuliskan kawasan ini ditutup sementara menjelang kegiatan HUT Sultra.

Di dalam kawasan, sejumlah pekerja terlihat melakukan pengecatan, penataan tenant UMKM, serta pemasangan panggung acara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengatakan kawasan tersebut sedang dibersihkan dan ditata untuk mendukung persiapan kegiatan.

Sehingga, seluruh aktivitas jual beli dihentikan sementara karena area digunakan untuk penataan fasilitas dan mobilisasi perlengkapan acara.

“Tidak boleh lagi ada yang masuk sembarangan, termasuk berjualan. Kita fokus dulu pada arus logistik yang masuk dan pembenahan kawasan,” ujar Andi Syahrir saat ditemui di ruangannya, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Anggaran Rp3,7 Miliar Disiapkan untuk HUT ke-62 Sulawesi Tenggara, Digelar 24-27 April di Kendari

Ia menyampaikan penertiban ini bersifat sementara dan diperkirakan berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan. 

Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, kawasan MTQ akan kembali dibuka dan aktivitas perdagangan bisa kembali normal.

“Setelah penataan rampung, sebelum pembukaan, teman-teman UMKM akan kembali diberi ruang untuk berjualan, tetapi dengan pengaturan yang lebih tertib,” tuturnya.

Mantan Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sultra ini menyebut, penertiban ini bukan bentuk pembatasan terhadap pelaku UMKM.

Melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan usaha yang lebih rapi dan nyaman selama perayaan berlangsung.

Dalam momentum HUT ke-62 Sultra itu, pemerintah provinsi juga telah menyiapkan sekitar 100 tenan untuk pelaku UMKM.

Namun, dengan jumlah UMKM yang cukup besar di Kota Kendari, tidak semua pelaku usaha dapat terakomodasi di dalam area utama. 

Baca juga: Chef Juna Bakal Live Cooking Makanan Khas Sulawesi Tenggara di Festival Bokori HUT ke-62 Sultra

Karena itu, proses seleksi dilakukan oleh Perumda dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pariwisata (Dispar).

“Dari 100 tenan itu, tentu tidak semua UMKM bisa masuk. Ada proses seleksi agar yang terlibat benar-benar siap dari sisi produk dan pelayanan,” katanya.

Bagi pelaku UMKM yang belum mendapatkan tempat di dalam venue utama, pemerintah melalui Perumda juga telah menyiapkan lokasi alternatif untuk berjualan, meskipun kapasitasnya terbatas.

Menurutnya, momen HUT Sultra ini juga berpotensi menarik banyak pedagang baru, termasuk yang sebelumnya tidak berjualan.

Sehingga, penataan perlu dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap kondusif.

“Jangan disalahartikan, ini bukan untuk mematikan UMKM. Kita justru ingin menertibkan dan tetap memberikan ruang bagi mereka,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.