TRIBUNJOGJA.COM - Laga krusial Super League antara PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta pada Rabu (22/4/2026) tidak akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul. Pertandingan PSIM kontra Persija dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.
Tidak hanya pindah venue, laga kandang PSIM Yogyakarta versus Persija Jakarta juga akan digelar tanpa penonton.
Sederet alasan dan faktor penyebab melatarbelakangi pemindahan venue pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta tersebut.
Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas di Bantul.
Panitia Pelaksana menempatkan aspek keselamatan dan kenyamanan sebagai prioritas utama, terutama mengingat tingginya antusiasme suporter untuk laga krusial tersebut.
Ketua Panpel PSIM Yogyakarta, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan bahwa seluruh persiapan awal sebenarnya telah rampung, termasuk perizinan dan kesiapan operasional di Stadion Sultan Agung.
“Namun, setelah koordinasi intensif dan mempertimbangkan rekomendasi dari kepolisian serta pihak terkait, kami sepakat bahwa kapasitas SSA saat ini belum ideal untuk mengakomodasi tingginya animo penonton,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Manajemen sempat mencari alternatif stadion yang lebih dekat dari Yogyakarta, termasuk Stadion Jatidiri.
Namun, opsi tersebut urung terealisasi karena terbentur jadwal penggunaan yang sudah lebih dulu terisi.
Sebagai solusi, pemindahan ke Bali dipilih agar kompetisi tetap berjalan sesuai kalender.
Meski demikian, laga harus digelar tanpa penonton sebagai bagian dari kesepakatan perizinan dengan otoritas setempat.
Menurut Wendy, langkah ini juga diambil untuk menghindari potensi sanksi administratif maupun pengurangan poin yang bisa berdampak pada posisi PSIM Yogyakarta di klasemen.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Laskar Mataram yang harus tampil tanpa dukungan langsung suporter.
Meski begitu, manajemen tetap berharap dukungan moral dari para pendukung tetap mengalir.
Panpel pun mengajak suporter untuk tetap memberikan doa dan energi positif dari rumah, sembari berharap laga kandang PSIM Yogyakarta ke depan bisa kembali digelar di Bantul dengan kehadiran penonton. (mur)