BOLASPORT.COM - Mantan tunggal putra nomor 1 dunia, Rashid Sidek, yakin bahwa juara bertahan, China memiliki kedalaman dan pengalaman untuk menghadapi tantangan baru dari Prancis dan Taiwan pada Thomas Cup 2026.
Turnamen ini akan diadakan di Horsens, Denmark, dari 24 April hingga 3 Mei.
Rashid yang memimpin Malaysia meraih kemenangan pada 1992, mengatakan bahwa tunggal putra nomor 1 dunia, Shi Yu Qi, memberikan stabilitas yang dibutuhkan.
Hal ini didukung oleh susunan pemain ganda yang tangguh termasuk pasangan nomor 5 dunia Liang Wei Keng/Wang Chang.
"Kita tidak bisa mengabaikan kekuatan dari kekuatan baru seperti Prancis dan Taiwan, sementara Indonesia juga terlihat seimbang," ujar Rashid dilansir dari News Straits Times.
"Tetapi saya percaya China masih memiliki keunggulan karena susunan pemain yang berpengalaman dan tradisi mereka pada Thomas, Cup."
"Yu Qi telah menjadi pemain andal di ajang besar dan tampaknya mampu memberikan dorongan psikologis dengan memenangkan poin pertama."
"Jika dia menang, akan lebih mudah bagi China karena pasangan ganda pertama akan bersemangat."
"Dua poin itu pada akhirnya akan membuat tantangan berat bagi tim mana pun yang menghadapinya."
Rashid mencatat bahwa meskipun India secara tak terduga meraih gelar pertama mereka pada 2022, China tetap menjadi favorit untuk menghentikan gelombang kekuatan baru yang muncul.
Kedua tim siap untuk berbenturan di Grup A, yang meliputi Kanada dan Australia.
Pertandingan grup terakhir antara China dan India akan menguji kemampuan kedua tim untuk meraih gelar.
Tantangan India dipimpin oleh pemain peringkat 11 dunia Lakshya Sen dan pasangan ganda Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Pemain peringkat 18 dunia, Ayush Shetty, yang kalah dari Shi pada final Kejuaraan Asia 2026, minggu lalu, memberikan harapan baru bagi India bersama para veteran H. S. Prannoy dan K. Srikanth.
"Tidak ada yang menyangka India akan lolos," ujar Rashid.
"Situasinya sama seperti tahun 2022 dan Piala Thomas tahun ini, dengan banyak tim yang hampir setara," kata Rashid.
"Pertandingan antara China dan India akan memberikan indikasi peluang meraih gelar, tetapi saya masih percaya Yu Qi dan rekan-rekan setimnya akan memiliki keunggulan untuk menang."
China memenangkan lima gelar berturut-turut dari 2004 hingga 2012 tetapi hanya berhasil meraih dua gelar dalam enam edisi terakhir.
Sejak 2014, Jepang, Denmark, dan India semuanya meraih kemenangan perdana, sementara Indonesia meraih gelar ke-14 mereka pada tahun 2020.
SUSUNAN TIM THOMAS CUP CHINA.
Tunggal: Shi Yu Qi, Li Shi Feng, Weng Hong Yang, Lu Guang Zu.
Ganda: Liang Wei Keng/Wang Chang, Chen Bo Yang/Liu Yi, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.