Viral Suasana Pernikahan di Tengah Banjir, Pasangan Pengantin Sampai Diantar Naik Perahu Karet
Naufal Fauzy April 19, 2026 06:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Suasana resepsi pernikahan yang digelar di tengah banjir viral di media sosial.

Suasana pernikahan yang tak biasa ini terjadi di wilayah Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Dalam video yang beredar di media sosial salah satunya diunggah oleh akun TikTok @bunda_azka_naura memperlihatkan pelaminan dikepung banjir.

Terlihat kedua mempelai yang mengenakan busana pengantin berdua naik perahu karet menerjang banjir.

Itu adalah momen ketika mereka menuju pelaminan yang sudah dihias sedemikian rupa.

Panggung pelaminan juga terlihat dikepung banjir.

Para tamu undangan harus rela basah-basahan dengan kedalaman bajir setinggi betis orang dewasa.

Namun para tamu undangan tetap ramai berdatangan meski harus menerobos banjir.

Suasana bahagia pernikahan tetap terlihat meski area pesta acara dikepung genangan banjir.

Dikutip dari Tribun Jabar, hujan lebat yang mengguyur wilayah Bandung Raya sejak Jumat (10/4/2026) membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung, seperti Dayeuhkolot, Banjaran, dan Bojongsoang terendam.

Banjir yang merendam permukiman warga di wilayah Kabupaten Bandung itu disebabkan meluapnya Sungai Citarum.

Daerah yang terendam itu seperti terlihat merendam di Kampung Mekarsari, Baleendah dan Kampung Citeureup, Dayeuhkolot, kabupaten Bandung, Minggu (12/4/2026) pagi belum terlihat air menyurut.

Ruas Jalan Terusan Bojongsoang dan Dayeuhkolot pun terpantau masih digenangi air setinggi lebih mata kaki orang dewasa bahkan ada yang hampir mencapai lutut orang dewasa.

Tentunya, banjir ini mengganggu aktivitas warga setempat.

Murniati (40) warga Mekarsari saat ditemui di lokasi banjir, menyebut air sudah memasuki area permukiman warga sekitar pinggang orang dewasa dan itu terjadi sejak Jumat lalu, karena intensitas hujan yang masih lebat. 

"Iya kalau di jalan ini sudah agak surut, tapi kalau masuk ke dalam gang itu cukup tinggi. Jadi, agak susah juga mau pergi-pergian," katanya

Hal senada diungkap Solihin (54) warga Citeureup Dayeuhkolot yang meminta pemerintah Kabupaten Bandung untuk segera mencarikan solusi terbaik.

Pasalnya, setiap kali turun hujan pasti wilayah Dayeuhkolot menjadi salahsatu wilayah yang terdampak. 

"Ya semoga pemkab Bandung bisa cepat menangani permasalahan banjir yang setiap kali hujan pasti banjir," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.