Tindakan Raffi Ahmad Saat Rafathar Menegur Perbuatannya di Depan Umum Terekam, Nagita Ikut Bereaksi
Murhan April 19, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rafathar Malik Ahmad jadi sorotan imbas menegur presenter Raffi Ahmad di depan umum.

Rafathar menegur ayahnya untuk berhenti sejenak menggunakan gawai terekam saat sesi foto di acara gala dinner.

Tindakan spontan yang dilakukan oleh kakak Rayyanza Malik Ahmad tersebut membuat Nagita Slavina tersenyum.

Kala itu memang Raffi Ahmad sedang berfoto dengan Nagita Slavina dan Rafathar Malik Ahmad yang ikut menghadiri acara makan malam bersama para pemain bola legendaris dunia di acara Clash of The Legends.

Diketahui acara gala dinner tersebut diadakan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 18 April 2026.

Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id melalui postingan Instagram @raffinagita1717, Minggu (19/4/2026) dibagikan video rekaman kejadian lucu tersebut.

Baca juga: Keadaan Asli Sheila Dara 40 Hari Sepeninggal Vidi Aldiano Terungkap, Mertua: Menantu yang Luar Biasa

Saat itu Raffi, Rafathar dan Nagita sedang berada di area photo booth untuk foto bersama.

Raffi tetap asik dengan handphonenya, padahal Rayyanza dan Nagita sudah bersiap difoto.

Kala itu, Rafathar berdiri di tengah diapit oleh Raffi dan Gigi.

Rafathar lantas menegur Raffi yang tidak berhenti mengotak-atik handphone padahal fotografer sudah siap memotret mereka.

Cucu Amy Qanita itu menegur ayahnya dengan sabar agar berhenti sejenak menggunakan handphone karena sudah siap difoto. 

Seketika Raffi pun tersenyum menyadari putranya sedang menegur lalu mereka pun lanjut berfoto bersama berakhir Raffi dan Gigi tersenyum satu sama lain.

Sambil tersenyum sang presenter menyimpan hand phone lalu menghadap kamera untuk berfoto.

“Bapak marahin anak (salah)
Anak marahin bapak (benar), “ terang pada caption.

Tindakan Rafathar demikian membuat Nagita Slavina tersenyum.

Warganet juga resmi menyoroti perbuatan kakak angkat Baby Lily itu sebagai berikut.

nuranidha29: Sekarang rafatar menghargai kamera bngt dulu kecilnya anti sama kamera

nurma_house: Ngingetinnya sopan banget ya aa rafathar, MaasyaAllah.. tambah ngefans loohhh a..

moraine.style: Kecerdasan emotional menghargai yg didepannya ya a

intan_bleszensky29: Raffatar ini tipikal ya sweet ke mamanya

adestiana_tyas: Cara marah ny rafatar kek emak nya sabar bgt

dwi0825_10: Maaf papa rafii aku mendukung aa rafatar kali ini

Dalam acara makan malam tersebut hadir legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario.

Ia kembali berkunjung ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam laga Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada April 2026.

Keberadaannya sempat terekam saat diajak foto selfie oleh Raffi Ahmad dan Erick Thohir.

“Bangga banget bisa menyambut Ronaldo Nazário @ronaldo dan para bintang dunia lainnya di Indonesia. 

Mereka bukan cuma legenda di lapangan, tapi juga bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan mimpi besar bisa bawa kita sampai ke level tertinggi.

Semoga kehadiran mereka jadi motivasi buat kita semua, terutama generasi muda Indonesia, untuk terus berani bermimpi dan berjuang, “ tulis Raffi.

Dalam foto tersebut tampak Erick Thohir diapit oleh Raffi Ahmad dan Ronaldo Nazario.

Tambahan informasi, Ronaldo hadir sebagai pelatih DRX World Legends dalam pertandingan Clash of Legends melawan Barcelona Legends, Sabtu 18 April 2026.

Ini adalah kunjungan pertamanya setelah 30 tahun, di mana sebelumnya ia datang pada 1996 sebagai pemain muda PSV Eindhoven dan bertanding di Manado.

Pada kunjungan pertamanya tahun 1996, ia datang sebagai bagian dari tur pramusim PSV Eindhoven bersama bintang-bintang lain seperti Jaap Stam dan Phillip Cocu.

Jangan Ragu Tegur Orangtua yang Asyik Main Gadget

Dalam beberapa waktu terakhir, penggunaan gawai alias gadget secara berlebihan banyak disoroti.

Bagi anak, penggunaan gawai yang terlalu lama bisa menimbulkan banyak dampak kesehatan.

Yohana Yembise yang dulu jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)  menyebutkan, dampak itu misalnya mengurangi daya berpikir analitis dan kritis, hingga melemahkan daya ingat anak.

Peran keluarga pun sangat besar di sini. Terutama untuk membantu anak membatasi waktu penggunaan gawai.

"Unit terkecil adalah keluarga. Orangtua adalah pihak yang bisa mengontrol anak-anak mereka setelah selesai di sekolah," kata Yohana dalam seminar bertajuk "Internetku Baik, Internetku Asyik" di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Tapi, apa jadinya jika justru orangtua lah yang terlalu asyik bermain dengan gawainya?

Yohana menyayangkan jika ada orangtua yang memberi contoh buruk menggunakan gawai secara berlebihan kepada anaknya.

Sebab, anak akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan oleh orangtuanya. Lebih jauh, apa yang dipelajari si anak akan ditiru lagi oleh anaknya kelak.

Oleh karena itu, Yohana menyarankan pada anak untuk berani menegur orangtuanya jika terlihat sudah bermain gawai berlebihan.

"Harus berani menegur orangtuanya. Orangtua harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebutkan ada dua cara yang bisa dilakukan anak.

Pertama, anak bisa bermanja-manja dengan ayah atau ibunya yang sedang asyik bermain gawai agar menghentikan aktivitas itu.

"Kalau ibunya pegang gawai, anaknya rangkul saja ibunya biar ibunya susah main gawai," kata Rudi.

Ia meyakini cara tersebut akan ampuh. Orangtua pun cenderung tak akan menempeleng atau menendang anaknya jika dihalang-halangi bermain gawai.

Jika cara pertama sudah dilakukan, kata Rudi, maka anak bisa menegur orangtuanya secara sopan.

"Kan setelah itu ada komunikasi. 'Bu, kalau ibu pakai gawai terus, enggak sayang sama saya?'. Seorang ibu pasti akan luluh hatinya," tutur Rudi.

(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.