Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Manajemen Bandara Internasional Radin Inten II Lampung memastikan kesiapan fasilitas dan layanan untuk mendukung kelancaran keberangkatan jemaah haji 2026.
Executive General Manager (EGM) Bandara Radin Inten II, Kiki Arianti, mengatakan pihaknya telah mematangkan kesiapan personel hingga alur keberangkatan telah guna melayani jemaah.
Terkait ini, pihak bandara menyiapkan jalur khusus bagi ribuan jemaah haji Lampung yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci secara bertahap mulai 26 April 2026 mendatang.
Untuk menjamin kelancaran di lapangan, manajemen bandara juga menyiagakan belasan personel tambahan di luar petugas reguler yang berdinas sehari-hari.
"Kami menyiapkan personel piket untuk mengawal kelancaran haji di Bandara Radin Inten II sebanyak 17 orang di luar personel yang berdinas," ujar Kiki Arianti Minggu (19/4/2026).
Dari sisi infrastruktur, Kiki menjelaskan bahwa area parkir pesawat (apron) telah dikondisikan untuk menampung armada pengangkut jemaah.
"Bandara sudah menyiapkan tiga parkir pesawat yang difungsikan untuk tiga pesawat haji dengan kondisi baik dan siap untuk digunakan," tuturnya.
Baca juga: Jemaah Haji Lampung Mulai Berangkat 25 April 2026
Mengenai mekanisme keberangkatan, ia menyebut jemaah haji nantinya tidak akan melewati terminal umum.
Langkah ini diambil untuk menjaga sterilitas dan efisiensi waktu, mengingat seluruh rangkaian pemeriksaan keamanan telah diselesaikan di Asrama Haji Rajabasa.
"Bandara sudah menyiapkan alur embarkasi dan debarkasi haji antara 2026 langsung menuju sisi udara bandara< dan>
Jemaah haji Lampung tahun 2026 yang akan diberangkatkan menuju Tanah Suci berjumlah total sebanyak 5.869 orang.
Ribuan jemaah tersebut terbagi ke dalam 13 Kloter Penuh asal Lampung, dan satu Kloter Gabungan bersama jemaah asal DKI Jakarta.
Sesuai jadwal, jemaah akan mulai masuk ke Asrama Haji Rajabasa secara bertahap pada 25 April 2026.
Keesokan harinya, 26 April 2026, jemaah akan diterbangkan dari Bandara Radin Inten II menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai titik transit sebelum bertolak ke Arab Saudi.(hur)
Sesuai Jadwal
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung, Marindo Kurniawan menyikapi kondisi geopolitik global yang memicu lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) hingga mencapai 80 persen
Marindo menegaskan, Pemprov Lampung akan menjamin pelayanan jemaah Haji Lampung tahun 2026 ini tidak akan terganggu.
Ia menuturkan, pihaknya telah menggelar rapat pembahasan kenaikan biaya angkutan udara haji tahun 2026 yang dipimpin pada Senin (13/4/2026).
"Insyaallah kita pastikan bersama, dengan berbagai pihak, keberangkatan haji tanggal 26 April siap dilaksanakan. Pemerintah menjadikan kenyamanan dan kelancaran jemaah sebagai prioritas utama," ujar Marindo, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan kehadiran pemerintah bertujuan untuk menjamin seluruh proses berjalan sesuai skema yang ditetapkan, tanpa mengganggu hak jemaah yang telah menunggu hingga puluhan tahun.
( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )