TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti aksi tawuran yang kembali terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ia menegaskan, Pemprov DKI tak akan membiarkan kejadian tersebut terus berulang dan meminta penanganan tegas dari aparat terkait.
“Untuk tawuran, saya sudah mendapatkan laporan dari Wali Kota Jakarta Pusat dan saya minta untuk diambil tindakan tegas bersama aparat penegak hukum,” ucapnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).
Pramono mengungkapkan, aksi tawuran di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi, sehingga perlu langkah penanganan yang lebih serius.
Menurutnya, tindakan tegas diperlukan agar kejadian serupa tidak terus berulang di kemudian hari.
Satu, dua, tiga kali kan? Dan itu supaya tidak terulang kembali,” ujarnya.
Dalam penanganannya, Pramono meminta agar aparat pemerintah daerah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mengatasi persoalan ini.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menekan angka tawuran yang meresahkan masyarakat.
Pemprov DKI menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta, termasuk menekan potensi konflik sosial seperti tawuran.
Dengan penanganan tegas, diharapkan situasi di Tanah Abang dapat kembali kondusif dan tidak lagi terjadi bentrokan antarwarga.