Pelajar SMP di Batangtoru Meninggal setelah Tersambar Petir, Sempat Mandi Hujan
Ayu Prasandi April 19, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN-  RSN (14), pelajar SMP di Batangtoru, Tapanuli Selatan, tewas setelah tersambar petir, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

RNS merupakan pelajar asal Dusun Kampung Baru, Wek IV, Batangtoru. Sore itu, ia mandi-mandi hujan bersama temannya di depan rumah.

"Cuaca di Batangtoru sore kemarin hujan deras disertai petir. Korban bersama temannya mandi hujan sekaligus mengambil tebu di depan rumah," ucap Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar Siboro, Minggu (19/4/2026).

Setelah mengambil tebu, korban dan rekannya kemudian duduk di depan rumah untuk menikmatinya.

Namun, dalam kondisi cuaca yang masih hujan deras disertai petir yang menyambar hingga sebuah sambaran petir tiba-tiba mengenai korban.

“Korban langsung pingsan di lokasi. Temannya segera berlari memberi tahu orang tua korban,” lanjutnya.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Batangtoru untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Setibanya di puskesmas, petugas medis telah melakukan upaya pertolongan pertama. Namun korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Kapolsek.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan yang dilakukan pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya unsur lain selain faktor alam dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika cuaca ekstrem terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas AKP Penggar.

Untuk diketahui jenazah korban telah dimakamkan pada Minggu siang sekitar pukul 12.30 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wek IV Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

(ase/ Tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.