TRIBUNMANADO.CO.ID - SANGIHE - Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati Kepulauan Sangihe Tahun 2026 resmi berakhir dengan penuh semangat sportivitas di Gedung Olahraga (GOR) Membara, Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Sabtu (18/4/2026) malam.
Ajang yang berlangsung selama enam hari sejak 13 April itu ditutup langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari.
Dalam kompetisi yang berlangsung ketat, Soataloara Boxing Camp (SBC) sukses keluar sebagai juara umum dengan perolehan 58 poin.
Posisi kedua ditempati Malinggaheng Boxing Camp dengan 52 poin, disusul ERM Boxing Camp Sangihe di urutan ketiga dengan 49 poin.
Ketua Seksi Pertandingan, Jonatan Antarani, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 337 petinju dari 34 sasana.
Para atlet bertanding di berbagai kategori, mulai dari Mini Junior, Semi Junior, Junior, Youth hingga Elite Man.
“Seluruh partai final telah diselesaikan pada Jumat dan Sabtu. Secara umum pertandingan berlangsung sportif. Meski sempat terjadi insiden kecil di atas ring, semuanya dapat ditangani dengan baik oleh tim medis dan wasit berlisensi nasional,” jelas Antarani.
Sementara itu, Ketua Pertina Kabupaten Kepulauan Sangihe, Denny Roy Tampi, mengapresiasi dukungan penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menilai kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antar atlet.
“Kejuaraan ini membuktikan bahwa olahraga tinju di Sangihe terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial. Bagi yang meraih juara, terus tingkatkan latihan. Dan bagi yang belum berhasil, tetap semangat karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari turut menyampaikan apresiasi kepada panitia atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai berjalan baik dan profesional.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Papua, Toli-Toli, Palu, hingga Maros, yang telah ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
“Atas nama masyarakat Sangihe, saya menyampaikan salam hormat untuk seluruh insan tinju di daerah masing-masing.
Segala dinamika selama kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” kata Bupati.
Ia juga menyoroti dampak positif kegiatan tersebut terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan selama kegiatan berlangsung.
Menutup sambutannya, Bupati memastikan seluruh kewajiban panitia kepada peserta dan perangkat pertandingan telah diselesaikan.
“Malam ini semua hadiah dan honor wasit dipastikan dibayarkan lunas. Tidak ada yang tertunda. Ini menjadi komitmen kami bahwa setiap kegiatan harus diselesaikan secara profesional dan transparan,” tegasnya.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala kepada para pemenang serta sesi foto bersama seluruh kontingen, yang menjadi penutup manis bagi perhelatan tinju di Tanah Tampungang Lawo. (Edu/adv)
Baca juga: Bupati Michael Thungari Apresiasi Muscab PKB Sangihe, Soroti Pentingnya Konsolidasi Partai