Rental Mobil Mewah di Solo Tak Terdampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Pajero & Fortuner Diisi Biosolar
Vincentius Jyestha Candraditya April 19, 2026 09:28 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) naik per 18 April 2026.

Meski begitu, Owner PT Goedhang Transport Indonesia, Oky Orlando, mengaku hal tersebut tidak begitu berpengaruh.

Sebab, jenis BBM yang ia gunakan untuk persewaan mobil mewahnya masih belum naik.

“Kita enggak pakai. Jadi kan paling kita pakainya tetap Pertalite untuk mobil biasa. Untuk premium kita pakai Pertamax,” ungkapnya, Sabtu (18/4/2026).

Untuk jenis Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner, ia menggunakan Biosolar.

Sedangkan untuk Toyota Kijang Innova Zenix G, ia menggunakan Pertalite.

Sementara untuk Toyota Kijang Innova Zenix Modelista, ia menggunakan Pertamax.

Di Provinsi Jawa Tengah, harga Pertamax Turbo kini dibanderol sebesar Rp19.400 per liter, naik Rp5.600 dari sebelumnya Rp13.100 per liter.

Kemudian, harga Dexlite menjadi Rp23.600 per liter, naik Rp9.400 dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

Begitu pula dengan Pertamina Dex yang harganya menjadi Rp23.900 per liter, naik Rp9.400 dari sebelumnya Rp14.500 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax tetap dibanderol Rp12.300 per liter, serta Pertamax Green 95 tetap seharga Rp12.900 per liter.

ANTRE. Suasana terkini pembelian BBM di SPBU Jombor, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (31/3/2026). Harga BBM di SPBU ini masih normal.
ANTRE. Suasana pembelian BBM di SPBU Jombor, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (31/3/2026) lalu. Kini ada kenaikan harga untuk BBM Non-Subsidi. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Sudah Perhitungkan Tarif BBM Terpisah

Pihaknya memperhitungkan tarif BBM secara terpisah.

Jika sewaktu-waktu harga jenis BBM yang digunakan naik, maka ia akan menyesuaikan tarif sewa.

“Konsumsi BBM kami hitung per kilometer untuk overland luar kota. Tapi kalau untuk dalam kota, tetap kami anggarkan, misalnya Rp200 ribu per hari. Namun biasanya tidak sampai Rp200 ribu, jadi masih aman untuk BBM,” jelasnya.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan ia menggunakan BBM jenis lebih tinggi jika dalam kondisi darurat.

Baca juga: Hemat BBM, Fraksi PDIP DPRD Solo Usulkan Pangkas Operasional dan Kandangkan Mobil Dinas

Hal ini pun sudah masuk dalam perhitungan tarif yang dikenakan.

“Kalau kehabisan kuota, misalnya dikasih kuota 60 liter, untuk perjalanan Solo–Jakarta pasti habis. Tidak mungkin cukup, jadi pasti isi lagi, misalnya di Bekasi. Kalau kuota habis, otomatis tetap pakai Dexlite. Tapi untuk overland, kami sudah hitung juga biaya cadangan jika kuota habis,” ungkapnya.

Dalam kondisi normal, BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex biasanya dipakai untuk supercar.

“Mobil sport atau supercar itu pakainya Pertamax Turbo,” terangnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.