Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Penangkapan Indra (34), seorang guru honorer SMK di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, yang diduga telah menculik anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) oleh Aparat Kepolisian Resor Sumedang menguak keadaan yang mengerikan.
Indra mengaku kenal dengan korbannya di aplikasi kencan yang dia sebut sebagai aplikasi hijau.
Pengakuan itu tersebar di media sosial dalam sebuah video yang menampilkan Indra sedang diinterogasi oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya, NAM, siswi kelas VI Sekolah Dasar di wilayah Sumedang Utara dilaporkan hilang dari rumahnya selama dua hari, atau pada Jumat (17/4/2026) siang.
Baca juga: Breaking News - Polisi Ringkus Guru Bajat Terduga Penculik Siswi SD di Sumedang
Indra merupakan warga Dusun/Desa Cijeler RT03/03 Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Sambil terduduk di sebuah ruangan, dia menjawab pertanyaan polisi tentang awal mula perkenalannya.
Hal ini dikonfirmasi pihak kepolisian, Ipda Egi, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Sumedang.
"Benar, mereka berkenalan di aplikasi hijau," katanya, dikonfirmasi Tribun Jabar.id, Minggu (19/4/2026) petang.
Sebelumnya, Tim Resmob Polres Sumedang meringkus guru bejat tersebut saat membonceng NAM dengan mengendarai sepeda motor di wilayah Sukatali, Kecamatan Situraja sekira pukul 13.00 WIB.
Egi mengatakan, hingga saat pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumedang.
"Masih diperiksa," katanya. (*)