Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Perempuan Hamil Meninggal di Ketapang, Hasil Visum Sementara Keluar
Faiz Iqbal Maulid April 20, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Tragis, seorang perempuan hamil ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat 17 April 2026 siang WIB.

Dari informasi sekitar, korban masih berusia 26 tahun.

Ia diketahui tengah mengandung sekitar delapan bulan.

‎Kasat Reskrim Polres Ketapang, Iptu Dedy Syahputra Bintang, membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

‎Ia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

‎"Benar, kami menerima laporan terkait penemuan mayat di salah satu rumah di Jalan Kalinilam. Setelah itu anggota langsung turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke RS Agoesdjam untuk dilakukan visum," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu  19 April 2026. 

• Kronologi Ibu Muda Hamil 8 Bulan Ditemukan Meninggal di Ketapang saat Suami Dinas di Luar Daerah

Kronologi

Berdasarkan saksi, penemuan bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban sekitar pukul 13.00 WIB. 

‎Warga kemudian berinisiatif membuka rumah tersebut bersama-sama, mengingat suami korban sedang tidak berada di tempat karena menjalankan tugas dinas.

‎Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan korban diduga telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. 

‎Hal itu terlihat dari kondisi tubuh korban yang telah mengalami perubahan dan menimbulkan bau tidak sedap. 

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Dari hasil visum sementara, Iptu Dedy menyebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.‎

‎Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.

‎Ia pun menjelaskan bahwa bahwa keluarga korban berada di Singkawang dan korban saat meninggal tengah mengandung.  

‎"Keluarganya di singkawang, dan diperkirakan hamil 8 bulan," jelasnya. 

• Gencar Berantas Peredaran Narkoba, Polres Ketapang Amankan Dua Tersangka Sabu di Kecamatan Air Upas

‎Iptu Dedy juga mengaku bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait akan dilakukannya autopsi terhadap jasad korban.  

‎Namun, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dimakamkan.

‎"Untuk autopsi, pihak keluarga tidak bersedia. Mereka meminta jenazah segera diserahkan kepada suami untuk dimakamkan, namun kami tetap melakukan investigasi lebih lanjut," katanya.  

‎Diketahui, korban merupakan istri dari seorang anggota TNI yang saat kejadian sedang bertugas di luar daerah. 

‎Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.