WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Selatan memasuki fase krusial, dengan agenda rapat pleno yang akan menentukan arah kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2026-2031.
Seluruh kader dan struktur partai ditegaskan siap menerima keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB sebagai otoritas tertinggi dalam penetapan ketua.
Baca juga: Fuadi Soroti Kinerja Pemprov DKI, Rano Karno Ajak PKB Perkuat Dukungan Program Prioritas
Ketua Panitia Muscab PKB Jakarta Selatan, H. Sutikno, menjelaskan rapat pleno akan dipimpin oleh perwakilan DPP PKB yang sekaligus mengumumkan lima nama calon Ketua DPC.
“Muscab PKB saat sekarang ini adalah nanti rapat pleno yang dipimpin, diwakili oleh dari DPP PKB akan menyampaikan lima calon Ketua DPC PKB Jakarta Selatan periode tahun 2026-2031," ujar Sutikno saat Muscab DPC Jaksel di Hotel Amaroossa, Minggu (19/4/2026).
Adapun lima nama yang masuk bursa calon Ketua DPC PKB Jakarta Selatan yakni Darussalam, Sutikno, Yusuf, Ahmad Balya, dan Raffi Muhammad.
Kata Sutikno, nama-nama tersebut telah melalui proses seleksi di tingkat wilayah sebelum diajukan ke DPP.
“Nanti akan disampaikan oleh yaitu perwakilan dari DPP PKB yang nama-namanya sudah tercantum di DPP yang disampaikan seleksinya adalah dari tim tujuh orang dari DPW PKB DKI Jakarta, dan nanti dilanjutkan tahapan berkutnya,” katanya.
Baca juga: PKB Angkat Budaya Betawi Jadi Agenda Politik, Muscab Jakarta Jadi Panggung Konsolidasi 2029
Setelah pengumuman kandidat, tahapan berikutnya adalah Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Pada tahap pertama, penilaian dilakukan secara objektif dengan pendekatan ilmiah.
“Tahapan pertama adalah untuk seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) 1 yaitu dengan teknisnya adalah nanti penilaian atau kedekatan yaitu penilaian secara ilmiah,” ucap dia.
Selanjutnya, para calon akan mengikuti UKK tahap kedua yang menitikberatkan pada komitmen dan konsekuensi terhadap partai.
“Kemudian nanti dilaksanakan UKK 2 yaitu nanti dilaksanakan penilaian dengan cara komitmen atau konsekuensinya kepada partai,” lanjut Sutikno.
Anggota DPRD DKI Jakarta ini menambahkan, hasil akhir penetapan Ketua DPC akan diumumkan oleh DPP PKB dalam waktu sekitar dua pekan dan bersifat final serta mengikat bagi seluruh struktur partai.
“Setelah itu dua minggu akan dilakukan, dilaksanakan pengumuman dari DPP yang nanti diumumkan salah satu Ketua DPC PKB se-Indonesia apapun siapapun yang diumumkan, itu adalah kewenangan dari DPP dan insyaallah seluruh struktur partai akan menerima apa yang disampaikan yang diumumkan oleh DPP PKB,” terangnya.
Baca juga: Tak Cukup Sekadar Menjabat, Muhaimin Minta Kepala Daerah dari PKB Jadi Teladan Nyata Masyarakat
Sedangkan Ketua DPC PKB Jakarta Selatan, Darussalam menilai, lima tahun terakhir merupakan periode yang penuh dinamika, sekaligus peluang besar bagi PKB Jaksel.
Dari sisi elektoral, PKB Jaksel mencatat lompatan yang sangat signifikan pada hasil Pemilu 2024 dibanding Pemilu sebelumnya.
“Berdasarkan rekapitulasi resmi KPU Jakarta Selatan, perolehan suara PKB di Jakarta Selatan naik dari 73.253 suara pada Pemilu 2019 menjadi 134.347 suara pada Pemilu 2024,” kata pria yang akrab disapa Alam.
Dia merinci, perolehan suara pada 2024 itu yaitu di DPRD DKI Jakarta, suara PKB di Dapil 7 mencapai 58.190.
Sedangkan suara di Dapil 8 mencapai 76.157 sehingga total suara DPRD mencapai 134.347, dan suara di tingkat DPR RI mencapai 48.319 suara.
“Capaian prestasi ini tentu bukan sekadar angka tetapi bukti bahwa kerja panjang struktur, kader dan simpatisan selama kka tahun ini membuahkan hasil nyata,” jelas Alam.
Baca juga: Waketum PKB Kang Cucun Soroti Ancaman Global saat Buka Muscab Tulungagung
Sementara itu Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, menegaskan setelah seluruh rangkaian Muscab dan UKK selesai, partai akan langsung menggerakkan mesin organisasi hingga ke tingkat bawah.
“Insyaallah kami akan turun lagi ke seluruh DKI Jakarta, insyaallah saya langsung yang akan turun, karena kami sadar diri bahwa partai kami kan beda dengan Golkar, kalau Golkar duitnya banyak, kalau PKB duitnya kagak, jadi mau nggak mau harus turun,” ujarnya.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan politik yang berkelanjutan.
“Di situ masyarakat ada dan membutuhkan, PKB ada karena kunci kemenangan itu di politik ini kan pengabdian. Kalau kami tidak bisa turun ke masyarakat, kami elitis, kami tidak berbaur ini bagaimana mau maju,” tegasnya.
Hasbiallah juga menekankan pentingnya peran struktur partai hingga tingkat bawah sebagai ujung tombak perjuangan politik PKB.
“Alhamdulillah itu semua sudah terbentuk, ranting dan sekarang hari ini kita fokus bahwa kami turun ke masyarakat. Saya harapkan DPC Jakarta Selatan semua DPC, utamanya DPC Selatan ini, fokus turun ke masyarakat dan fokus apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan Muscab PKB DKI Jakarta sendiri berlangsung bertahap sejak Sabtu (18/4/2026) di sejumlah wilayah dan ditargetkan rampung pada Minggu (19/4/2026).
“Alhamdulillah PKB DKI Jakarta sudah melakukan Muscab pada Sabtu (18/4/2026) di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat serta Jakarta Utara. Hari ini Minggu (19/4/2026) di Jakarta Selatan Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Nah InsyaAllah seluruhnya itu akan selesai di hari ini,” tutup Hasbiallah.
MUSCAB PKB JAKSEL - Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas saat Muscab DPC Jaksel di Hotel Amaroossa, Minggu (19/4/2026). Muscab PKB Jakarta Selatan memasuki fase krusial, dengan agenda rapat pleno yang akan menentukan arah kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2026-2031.