BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Paini Parto Utomo tercatat sebagai calon jamaah haji tertua asal Banjarmasin dengan usia 85 tahun. Dukungan penuh dari anak dan menantunya membuatnya berkesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.
“Kemarin kita umrah 2018, karena ada simpanan suami, dia mengajak mendaftarkan haji. Sebulan kemudian kami daftarkan mamah juga ke Kayu Tangi,” ujar Mairah, anak dari Paini.
Dalam prosesi pelepasan calon jamaah haji kota banjarmasin, Kamis (16/4/2026), Paini didampingi sang anak Mairah. Ia maju sebagai simbol resmi mengenakan selendang pelepasan haji bersama calon jamaah termuda, Nailah Azizah, yang berusia 17 tahun.
Langkahnya pelan, sementara untuk berbicara sang anak yang mewakili. Meski begitu, raut wajah Paini menunjukkan bahwa ia memahami setiap pertanyaan, mengangguk setiap kali mendengar jawaban anaknya.
Paini yang memiliki usaha catering, melunasi sisa pembayaran haji dari hasil jerih payahnya. Sebelumnya, setoran awal sebesar Rp25 juta dibayarkan oleh menantunya.
Baca juga: Rutan Barabai HST Perketat Pengawasan Internal, Tegas Berantas HP Ilegal, Pungli dan Narkoba
“Setoran awal kami sekitar Rp25 juta, ibu saya kerja catering, dari usaha itu untuk pelunasan. Untuk setoran porsi (setoran awal) menantu (suami Mairah) yang bayari,” jelas Mairah.
Rasa syukur tampak dari wajah Paini. Ia bahagia bisa berangkat bersama anak dan menantunya. Mairah menuturkan, persiapan kesehatan sang ibu sudah dilakukan dengan baik.
“Kami berangkat bertiga, suami dan ibu juga. Obat-obat juga kami siapkan. Alhamdulillah fisik kuat aja masih bisa jalan kada betongkat, mudahan sampai sana kada bekursi roda,” katanya.
Paini Parto Utomo pun menjadi simbol keteguhan hati dan keberuntungan, bisa berangkat haji bersama orang-orang tercinta, meski usia telah lanjut. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)