TRIBUNPALU.COM - Artis sekaligus anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama atau yang populer dikenal sebagai Uya Kuya, mengambil langkah hukum terkait penyebaran informasi yang menyerangnya.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini memiliki 750 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan keuntungan hingga miliaran per hari.
Narasi tersebut viral setelah sebuah akun media sosial mengklaim pendapatan Uya Kuya mencapai Rp4,5 miliar per hari.
"Uya Kuya dengan 750 dapur MBG. 750 × 6.000.000 = 4.500.000.000. Jadi hasilnya 4,5 miliar per hari. Nikmat mana lagi yang kalian dustakan!?" tulis salah satu akun Threads sebagaimana dikutip Minggu (19/4/2026).
Tak terima dengan fitnah tersebut, Uya Kuya melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari legislator berlatar belakang selebritas tersebut.
Baca juga: Bangkitkan Pariwisata, Pemkab Buol Serahkan Pengelolaan Wisata Kumaligon ke Masyarakat
Dalam laporannya, Uya Kuya menyatakan bahwa foto wajahnya telah diedit dan disandingkan dengan narasi kepemilikan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sebagai wakil rakyat, Uya Kuya menilai informasi tersebut adalah hoaks murni yang sangat merugikan nama baiknya dan berpotensi memicu disinformasi di tengah masyarakat luas.
Langkah hukum ini diambil guna memberikan efek jera sekaligus menjaga integritas program nasional yang tengah berjalan.
“Atas kejadian itu, korban merasa dirugikan dan mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” bunyi penggalan uraian laporan polisi tersebut.
Baca juga: Pemkab Poso Jalin Kerja Sama Data Kependudukan dan Pihak Ketiga, Ini Manfaatnya
Uya Kuya lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 April 1975. Ia dikenal sebagai entertainer multitalenta: presenter, penyiar radio, aktor, komedian, penyanyi, rapper, pesulap, hingga produser musik.
Kariernya dimulai dari dunia musik bersama grup vokal Tofu, lalu berlanjut dengan karier solo termasuk merilis album soundtrack film Cinta 24 Karat (2003).
Ia juga dikenal luas sebagai presenter televisi, pemain sinetron, hingga produser.
Di luar panggung hiburan, Uya menekuni dunia bisnis.
Beberapa usahanya antara lain showroom mobil, beternak ikan Louhan, penangkaran kucing ras, restoran Jepang, hingga pisang goreng Pontianak.
Pada tahun 2024, Uya resmi terjun ke dunia politik. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk daerah pemilihan DKI Jakarta II.
Dalam kehidupan pribadi, Uya menikah dengan Astrid Khairunnisha sejak 2003. Pasangan ini dikaruniai dua anak, Cinta dan Sydney.
Dalam Pemilu Legislatif 2024, Uya Kuya berhasil meraih suara terbanyak di dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, serta WNI di luar negeri). Ia mengantongi 41.385 suara dengan progres data masuk 34,20 persen.
Raihan itu bahkan melampaui rekan separtainya, Eko Patrio, yang menduduki peringkat kedua di dapil DKI Jakarta I (Jakarta Timur).
Baca juga: Satpol PP Tolitoli Razia Penginapan, Pasangan Non Resmi Diamankan
Selain kiprahnya di dunia hiburan dan politik, Uya Kuya juga kerap tersandung kontroversi:
Uya sempat dikritik karena membuat konten di lokasi kebakaran rumah di Los Angeles. Pemilik rumah menilai aksinya tidak sensitif terhadap penderitaan korban.
Persahabatan Uya dengan Denise Chariesta retak setelah keduanya terlibat perseteruan endorsement. Perselisihan itu melebar hingga menyeret nama keluarga Uya.
Sejak maju sebagai caleg, Uya sering dipertanyakan keseriusannya di dunia politik. Publik menyoroti apakah popularitasnya bisa benar-benar diandalkan dalam kinerja legislatif.
Uya pernah dilaporkan ke Bawaslu oleh Migrant CARE terkait dugaan pelanggaran kampanye saat pencalonannya sebagai anggota DPR RI.
Aksinya bersama sejumlah anggota DPR berjoget di ruang sidang MPR menuai kritik dari pengamat politik.
Uya sempat membela diri dengan menyebut dirinya adalah artis sekaligus politisi, namun pernyataannya dianggap meremehkan lembaga legislatif.
(*)
Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel