Profil Syekh Ahmad Al Misry, Penceramah Asal Mesir yang Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Array A Argus April 20, 2026 01:27 PM

 

TRIBUN-MEDAN.COM,-  Sosok dan profil Syekh Ahmad Al Misry tengah jadi sorotan masyarakat Indonesia.

Selama ini, Syekh Ahmad Al Misry dikenal sebagai penceramah yang sering tampil di televisi.

Namun, sudah sepekan terakhir, namanya ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca juga: Profil Feby Belinda, Istri Ahmad Sahroni yang Aktif di Lembaga ACS

Syekh Ahmad Al Misry dilaporkan ke Bareskrim Polri karena dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah laki-laki.

"Para korban ini merupakan para anak didiknya saat menimba ilmu agama di rumah," kata Utsaz Abi Makki, perwakilan para korban di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026), dikutip dari Tribun Jakarta.

Adapun laporan terhadap SAM teregister dengan nomor LP/B/586/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 28 November 2025.

Namun, menurut Abi, perbuatan Syekh Ahmad Al Misry diduga sudah berlangsung sejak tahun 2021.

TERLIBAT PELECEHAN - Syekh Ahmad Al Misry terseret kasus pelecehan terhadap santri laki-laki, pelaku diduga menggunakan narasi keagamaan untuk membenarkan perilaku yang tidak pantas. (RCTI)
TERLIBAT PELECEHAN - Syekh Ahmad Al Misry terseret kasus pelecehan terhadap santri laki-laki, pelaku diduga menggunakan narasi keagamaan untuk membenarkan perilaku yang tidak pantas. (RCTI) (Istimewa)

Baca juga: Profil Ndhank Surahman Hartono, Gitaris Stinky Meninggal Dunia

Kala itu, SAM telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf secara langsung kepada para korban.

Tapi, berselang empat tahun kemudian, perbuatan yang sama dilakukan lagi.

Sehingga para korban kini melaporkan Syekh Ahmad Al Misry ke polisi.

"Setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR, kami sudah meminta penyidik untuk segera menetapkan tersangka dugaan pelecehan seksual Syech Ahmad Al Misry," kata Achmad Cholidin, kuasa hukum para korban.

Baca juga: Profil Fadly Alberto Hengga, Pemain Bhayangkara FC Viral Karena Tendangan Kungfu

Profil Syekh Ahmad Al Misry 

Syekh Ahmad Al Misry adalah ulama asal Mesir yang telah lama berdakwah di Indonesia dengan kemampuan berbahasa Indonesia yang fasih.

Ia lahir di Kairo, Mesir, dan kini berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Syekh Ahmad Al Misry merupakan hafiz Al-Quran 30 juz dengan keahlian di bidang tahfidz, qiraat, dan ilmu syariah.

Baca juga: Profil Atum, Guru Korban Bully dalam Video Viral SMA yang Hebohkan Publik

Ia merupakan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, di mana ia mendalami studi Islam secara mendalam.

Di sana, ia meraih gelar S1 Syariah Islamiyah.

Syekh Ahmad Al Misry memperoleh sanad ilmu Al-Quran dalam berbagai disiplin seperti tafsir, tajwid, dan qira'at..

Selama tinggal di Indonesia, ia aktif sebagai penceramah tetap di program "Damai Indonesiaku" tvOne hingga 2026, juri Hafiz Indonesia di RCTI, serta tampil di program Ramadan seperti Shodaqoh Yuk! di RTV.

Baca juga: Profil SMAN 1 Matauli Pandan yang Siswinya Terjatuh dari Lantai 3 Asrama Karena Terpeleset

Sejak 2010, ia menetap di Indonesia, mengisi kajian masjid, seminar, dan tabligh akbar dengan penekanan pada moderasi beragama serta penguatan spiritual.

Dakwahnya sering viral di media sosial berkat gaya hangat dan ilmu mendalam.

Namun, semua prestasinya itu mulai memudar lantaran terbongkarnya kasus dugaan pelecehan terhadap para santrinya.

Biodata Syekh Ahmad Al Misry

  • Nama: Syekh Ahmad Al Misry

  • Tempat lahir: Kairo, Mesir

  • Kewarganegaraan: Indonesia (WNI)

  • Profesi: Ulama, penceramah

  • Tahun menetap di Indonesia: Sejak 2010

  • Pendidikan:

    • Lulusan Universitas Al-Azhar

    • Gelar: S1 Syariah Islamiyah

  • Keahlian:

    • Hafiz Al-Qur’an 30 juz

    • Tahfidz, qiraat, dan ilmu syariah

    • Memiliki sanad Al-Qur’an (tafsir, tajwid, qira’at)

  • Karier dan aktivitas:

    • Penceramah “Damai Indonesiaku” di tvOne (hingga 2026)

    • Juri Hafiz Indonesia di RCTI

    • Pengisi program Ramadan “Shodaqoh Yuk!” di RTV

    • Aktif mengisi kajian masjid, seminar, dan tabligh akbar

  • Ciri khas dakwah:

    • Gaya penyampaian hangat dan mudah dipahami

    • Fokus pada moderasi beragama dan penguatan spiritual

    • Ceramah sering viral di media sosial

(ray/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.