Warga Payaraman Ogan Ilir Minta Perusahaan Tambang Tanggung Jawab, Jalan Ambles Gegara Truk Pasir
Welly Hadinata April 20, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM, INDRALAYA — Ruas jalan Payaraman–Rengas di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel dilaporkan ambles akibat gorong-gorong jebol dan hingga kini belum diperbaiki.

Kerusakan terjadi setelah jalan tersebut dilintasi truk bermuatan pasir pada Jumat (17/4/2026) siang.

Saat melintas, salah satu ban kendaraan dilaporkan terperosok ke dalam gorong-gorong, sehingga menyebabkan badan jalan runtuh.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lubang yang terbentuk memiliki lebar sekitar 1 meter dengan kedalaman mencapai 1,5 meter.

Beton penutup gorong-gorong di sekitar titik ambles juga tampak retak.

Seorang warga setempat, Budiman, mengatakan masyarakat kini melakukan penjagaan secara bergantian di lokasi guna mencegah kecelakaan.

“Kalau tidak dijaga, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, ruas jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antara Kecamatan Payaraman dan Kecamatan Lubuk Keliat, sehingga kerusakan sangat mengganggu aktivitas warga.

Menurutnya, kerusakan jalan diduga akibat sering dilintasi truk pengangkut pasir dengan muatan berlebih.

“Pihak penambang pasir harus bertanggung jawab, setidaknya menutup lubang agar aman dilewati,” katanya.

Warga juga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, mengingat jika dibiarkan, kerusakan berpotensi memutus akses transportasi antarwilayah.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan akan mengecek operasional kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas di kawasan tersebut.

Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Kompol Herman Ansori, mengatakan penindakan terhadap truk ODOL akan diintensifkan.

“Selain merusak infrastruktur jalan, kendaraan dengan muatan berlebih juga berisiko menyebabkan kecelakaan fatal,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.