TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melantik delapan pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Pelantikan pejabat eselon II ini dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional.
Sehingga, secara keseluruhan, ada sebanyak 112 pejabat yang dilantik.
Dari delapan pejabat eselon II yang dilantik, empat di antaranya sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) dan kini ditetapkan sebagai pejabat definitif.
Mereka adalah Adrian sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Andi Syahrir sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Kemudian, Dewi Rosaria Amin sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Wawan Arianto sebagai Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala).
Baca juga: Breaking News Gubernur Lantik 112 Pejabat Eselon II, III, IV, Fungsional Pemprov Sulawesi Tenggara
Selain itu, terdapat sejumlah pejabat yang mengalami pergeseran jabatan, yakni Muhammad Rajulan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).
Sementara posisi Kepala Dinas Perhubungan diisi oleh Fadlansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sultra.
Selanjutnya, J Robert dilantik sebagai Kepala Badan Riset Daerah (Brida) setelah sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra.
Adapun jabatan Kepala Bappeda Sultra kini diemban oleh Mustakim Darwis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Kolaka Timur.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan penataan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan menunjukkan kinerja dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Kepercayaan ini jangan disalahartikan, apalagi diselewengkan. Ini adalah wujud komitmen Sultra terhadap sistem merit, di mana kinerja dan integritas menjadi parameter utama,” ujar Andi Sumangerukka.
Kantor gubernru berjarak sekira 7,5 kilometer atau 14 menit berkendara dari pusat kota Tugu Religi Eks MTQ Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)