TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Satreskrim Polres Musi Rawas menangkap pelaku dugaan penipuan terhadap puluhan calon jamaah umrah yang menyebabkan 28 orang gagal berangkat.
Pelaku diketahui bernama Evi Widiastuti, pemilik PT Alsharif Wisata Travel.
Evi ditangkap pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 23.50 WIB di pintu Tol Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Redho Agus Suhendra menjelaskan, kasus ini bermula pada Januari 2025 ketika seorang korban bernama Ustadz Usman Syafr’i mempercayakan dana sebesar Rp701 juta kepada PT Alsharif Wisata Travel untuk pemberangkatan 28 jamaah umrah.
Namun, janji keberangkatan tidak pernah terealisasi.
Bahkan, saat para jamaah sudah tiba di Jakarta, pelaku justru menghilang dan memutus komunikasi.
“Saat para korban sudah berada di Jakarta, pelaku menghilang, memutus komunikasi, dan meninggalkan para jamaah dalam ketidakpastian,” ujar AKP Redho, Senin (20/4/2026).
Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Musi Rawas.
Baca juga: Nasib Pasutri Owner Ummi Travel yang Terlibat Penipuan Umrah, Diberhentikan Sementara Sebagai ASN
Baca juga: Sosok Pasutri Owner Ummi Travel Lubuklinggau yang Terlibat Penipuan Umrah, ASN di Pemkab Musi Rawas
Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polres Musi Rawas langsung melakukan penyelidikan dan gelar perkara hingga menetapkan Evi Widiastuti sebagai tersangka.
Pada Selasa, 14 April 2026, tim opsnal bergerak menuju Depok untuk melakukan pengejaran.
Namun, tersangka sempat melarikan diri menggunakan bus menuju Pelabuhan Merak.
Upaya pelarian tersebut berujung pada aksi kejar-kejaran hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan di pintu Tol Merak pada Kamis malam.
“Saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal penipuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas demi memberikan keadilan bagi para korban.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih biro travel umrah serta memastikan legalitas dan kredibilitas penyelenggara sebelum melakukan pembayaran, " tegasnya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran WhatsApp Tribunsumsel.com