TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan Manchester City atas Arsenal pada pekan 33 Liga Inggris menghasilkan sorotan miring kepada Erling Haaland. Striker Manchester City kena teguran karena wawancaranya tak terkontrol!
Berlangsung di Etihad Stadium, Minggu (19/4) malam WIB, Manchester City menggasak Arsenal lewat skor 2-1.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester City sempat unggul lebih dulu lewat gol Rayan Cherki sebelum Arsenal menyamakan kedudukan akibat kesalahan kiper Gianluigi Donnarumma.
Namun, Haaland tampil sebagai penentu kemenangan setelah mencetak gol krusial pada menit ke-65.
Hasil ini semakin menajamkan perebutan gelar juara Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Manchester City, akan berlangsung hingga pekan terakhir kompetisi.
Kemenangan atas Arsenal membuka peluang besar bagi Manchester City untuk kembali ke puncak klasemen. Mereka berpotensi memimpin liga jika mampu mengalahkan Burnley di Turf Moor pada tengah pekan ini.
Bahkan kemenangan tipis 1-0 sudah cukup bagi Manchester City untuk menggeser posisi teratas berkat keunggulan produktivitas gol musim ini.
Pasca-pertandingan, Erling Haaland menjalani wawancara bersama kapten tim Bernardo Silva di Sky Sports.
Namun, suasana menjadi sedikit canggung ketika reporter Patrick Davison harus menegur Haaland terkait penggunaan bahasa yang dinilai kurang pantas.
Ucapan Haaland sempat dimatikan oleh pihak penyiar, tetapi striker asal Norwegia itu tetap santai dan menolak meminta maaf.
“Ayolah, kita semua juga sering mengumpat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Haaland menanggapi teguran tersebut, dikutip dari laman DailyMail.
Kata-kata kasar yang terlontar dari mulut Erling Haaland bahkan sampai membuat presenter Dave Jones meminta maaf saat live.
Baca juga: Top Skor Liga Inggris: Gol Haaland Kesusul, Igor Thiago Kejutan Pemenang Sepatu Emas
Tak hanya itu, Haaland juga memuji performa Silva dengan cara unik. Ia bahkan menyamakan rekannya itu dengan legenda Italia Fabio Cannavaro setelah sukses melakukan sundulan krusial di lini belakang.
“Saya bilang ke dia, hari ini dia seperti Cannavaro. Saya tidak ingin membuat ini emosional, tapi Bernie, kamu luar biasa seperti biasanya,” tambahnya.
Ini bukan kali pertama Haaland menggunakan kata-kata kasar dalam live siaran TV setelah pertandingan.
Penyerang timnas Norwegia ini pernah juga melakukan hal buruknya itu setelah Manchester City mengalahkan Leicester City pada 2024 silam.
Mundur ke tahun 2023, Haaland juga tak bisa mengontrol ucapannya setelah pertandingan melawan West Ham di ajang Premier League.
Selain gol penentu, Haaland juga terlibat duel sengit dengan bek Arsenal Gabriel Magalhaes.
Bahkan, kostum dalam yang dikenakannya sampai robek akibat kontak fisik dengan pemain Brasil tersebut.
Insiden lain yang menuai kontroversi adalah dugaan aksi “headbutt” dari Gabriel kepada Haaland. Namun, wasit Anthony Taylor hanya memberikan kartu kuning kepada kedua pemain.
Pihak Premier League kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut tindakan Gabriel tidak masuk kategori agresif atau kekerasan berlebihan.
Haaland sendiri menilai situasi bisa berbeda jika ia bereaksi lebih dramatis.
“Kalau saya jatuh saat itu, yang tidak akan saya lakukan kecuali benar-benar diserang, mungkin itu kartu merah,” ujarnya.
“Saya tidak yakin kenapa saya juga dapat kartu kuning. Dia mendekat ke wajah saya. Tapi ya sudah, begitulah,” lanjutnya mengakhiri.
(Tribunnews.com/Giri)