Alasan Fadly Alberto Lakukan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan, Sebut Ada Provokasi dan Rasisme
Drajat Sugiri April 20, 2026 07:11 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Alasan di balik aksi tendangan kungfu Fadly Alberto Hengga yang viral akhirnya terungkap.

Manajer Bhayangkara U20, Yongki Pandu Pamungkas, mengungkap bahwa ada provokasi dan ucapan bernuansa rasisme dari pemain lawan yang memicu emosi pemain asal Papua Barat tersebut.

Insiden terjadi pada Minggu (19/4/2026) sore di Stadion Citarum, Semarang, saat Bhayangkara U20 menghadapi Dewa United U20 dalam laga Elite Pro Academy (EPA) Super League U20.

Fadly Alberto melakukan tendangan kungfu ke arah pemain cadangan Dewa United, yang langsung memicu keributan massal antar kedua tim.

Menurut Yongki, pertandingan berjalan normal hingga menit ke-81 ketika Bhayangkara kebobolan gol yang dianggap offside. 

Situasi memanas karena protes terhadap wasit, hingga akhirnya terjadi adu mulut antar pemain. 

Pemain Dewa United diduga memukul pemain Bhayangkara, kemudian ada provokasi dan tendangan dari pihak lawan sebelum Fadly bereaksi.

Meski begitu, Yongki menegaskan bahwa pihak klub tidak membenarkan tindakan Fadly, namun menjelaskan latar belakang emosional yang memicu aksi tersebut.

"Pada prinsipnya kami tidak membenarkan apa yang dilakukan pemain kami. Itu tindakan yang tidak baik, apalagi di level usia muda," ujar Yongki, dikutip dari Tribun Jateng, Senin (20/4/2026).

"Di situ ada provokasi. Pemain kami terpancing emosi, apalagi situasi pertandingan sedang panas karena kami tertinggal," sambungnya.

BERDUEL - Pemain Timnas U17 Indonesia, Fadly Alberto (tengah) berduel dengan Brasil U17 pada pertandingan matchday kedua Piala Dunia U17 2025, Jumat (8/11/2025) malam WIB. Timnas U17 Indonesia takluk atas Brasil dengan skor 0-4.
BERDUEL - Pemain Timnas U17 Indonesia, Fadly Alberto (tengah) berduel dengan Brasil U17 pada pertandingan matchday kedua Piala Dunia U17 2025, Jumat (8/11/2025) malam WIB. Timnas U17 Indonesia takluk atas Brasil dengan skor 0-4. (Dok. PSSI)

Baca juga: Respons Nova Arianto soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto, Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia?

Lebih lanjut, Yongki mengungkap pengakuan langsung dari Fadly Alberto soal insiden tendangan kungfu tersebut.

"Dari pengakuan yang bersangkutan, dia merasa ada ucapan yang bersifat rasis terhadap dirinya. Itu yang membuat emosinya terpancing," kata Yongki.

Kemudian, Yongki juga meminta semua pihak tidak hanya menyalahkan timnya dan para pemainnya saja.

Ia menilai video yang beredar adalah sebuah potongan dan tidak bisa dijadikan gambaran tentang apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

"Yang beredar di media sosial hanya potongan akhir, padahal ada rangkaian kejadian sebelumnya yang tidak terlihat," katanya.

"Kami akan sampaikan secara lengkap agar penanganannya bisa adil dan menyeluruh," tutupnya.

Sementara itu, pelatih Timnas U20 Indonesia, Nova Arianto, tetap tegas menyikapi insiden tersebut. 

Nova menyatakan sangat kecewa dan langsung mengambil keputusan tegas terhadap Fadly yang sebelumnya masuk dalam skuad 28 pemain Timnas U20 untuk persipan Piala AFF U19 2026.

"Pastinya saya sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Berto karena apapun alasannya tindakan itu tidak bisa dibenarkan apalagi status Berto adalah pemain Timnas U17 yang seharusnya memberikan contoh kepada pemain lainnya," kata Nova Arianto saat dihubungi Tribunnews, Senin (20/4/2026).

PIALA DUNIA U17 - Aksi penyerang Timnas U17 Indonesia, Fadly Alberto (kanan) saat menghadapi Zambia pada matchday perdana Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 7 Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Selasa (4/11/2025) malam WIB. (Foto: Dokumen PSSI) (Dok. PSSI)

Nova menambahkan bahwa konsekuensi atas perbuatan Fadly masih dibahas internal coaching staff. 

Meski ia ingin mendengar penjelasan langsung dari pemain yang akrab disapa Berto itu, keputusan sudah diambil.

"Saya masih mau mendengar dari berto nya langsung tetapi memang kami putuskan utk tidak memanggil Berto untuk persiapan AFF U19 2026," tegasnya.

Akibat insiden ini, Fadly Alberto resmi dicoret dari persiapan Piala AFF U19 2026 yang akan digelar Juni mendatang di Sumatera Utara. 

Selain itu, sponsor pribadinya, Specs Indonesia, juga telah menghentikan kerjasama sebagai brand ambassador.

Insiden ini menjadi sorotan panas tentang pentingnya pengendalian emosi apalagi sang pemain masih muda dan berlabel Timnas.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (TribunJateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.