Bukan Hanya Kebakaran, Damkarmat Bandar Lampung Pernah Tangani Kunci Motor Masuk Got
soni yuntavia April 20, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat 336 evakuasi penyelamatan sepanjang tahun 2026.

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan menyebut paling banyak evakuasi nonkebakaran pada bulan Maret sebanyak 102 evakuasi.

Kemudian Januari 92 evakuasi, Februari 84 evakuasi, dan April 56 evakuasi. "Sejak Januari hingga 14 April 2026, total sudah 336 kejadian evakuasi yang ditangani petugas," ujarnya, Senin (20/4).

Anthoni menjelaskan evakuasi masih didominasi oleh penanganan hewan berbahaya yang masuk ke permukiman warga.

"Untuk April saja, kasus tawon atau lebah menjadi yang paling banyak, yakni 22 evakuasi, disusul ular sebanyak 11 kejadian," katanya.

Selain itu, petugas juga menangani berbagai kejadian nonkebakaran lainnya. Seperti evakuasi cincin yang tersangkut di jari sebanyak 4 kasus, mobil terkunci 3 kasus, dan gembok cakram motor terkunci 3 kasus.

Juga evakuasi biawak 2 kejadian, korban hanyut atau tenggelam sebanyak 2 kasus yang diketahui merupakan mahasiswa dan meninggal dunia. Adapun Penyelamatan korban terjebak banjir sebanyak 3 kejadian.

Baca juga: Damkarmat Bantu Evakuasi Lansia dan Anak-anak yang Terjebak Banjir di Bandar Lampung

Tidak hanya itu, petugas Damkarmat juga membantu evakuasi unik seperti handphone jatuh ke gorong-gorong, kunci motor masuk ke dalam got, hingga mobil terperosok ke dalam lubang.

"Semua laporan yang masuk tetap kami tindaklanjuti, karena ini bagian dari pelayanan penyelamatan kepada masyarakat," ujar Anthoni.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, terutama saat musim hujan yang dapat meningkatkan risiko munculnya hewan liar maupun kejadian darurat lainnya.(dom)

Bangunan Penduduk

Korsleting listrik menjadi penyebab dominan kebakaran di Kota Bandar Lampung. 

Kondisi tersebut berdasar data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan bahwa pada tahun 2025 dan 2026 terungkap penyebab terbanyak kebakaran adalah korsleting listrik.

Menurut dia, pada tahun 2026 sebanyak 35 (67 persen) dari 52 kasus kebakaran disebabkan oleh masalah listrik. "Selain listrik, penyebab lain yang tercatat di 2026 antara lain puntung rokok dan kompor masing-masing tiga kasus," ujar Anthoni, Kamis (16/4/2026).

Sedangkan objek kebakaran pada 2026 masih didominasi bangunan penduduk.

Total kerugian akibat kebakaran hingga pertengahan April 2026 mencapai Rp 960,5 juta, dengan nilai terbesar terjadi pada April sebesar Rp 811 juta.

Untuk korban, pada awal 2026 tercatat 18 jiwa terdampak dengan 4 orang mengalami luka-luka dan tidak ada korban meninggal dunia.

Karena itu Damkarmat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik di rumah yang menjadi penyebab utama kebakaran.(dom)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.