TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemkab Rohul menjatuhkan pilihan pada sapi milik Muhammad Daffa Alyusri untuk diusulkan sebagai hewan Presiden Prabowo.
Bila terpilih, sapi tersebut akan dipotong untuk warga Rohul.
"Itu yang kita usulkan dan mudah-mudahan terpilih," kata Kepala Disnakbun Rohul, Cristian Agung Nugroho melalui Kabid Peternakan Doni pada Tribunpekanbaru.com, Senin (20/4/2026).
Muhammad Daffa Alyusri merupakan warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara.
Pemilihan ternak Daffa Alyusri tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan pengecekan seluruh ternak sapi di Rohul. Sapi milik Daffa ini yang paling berat.
"Itu yang paling berat. 830 kg beratnya," ujarnya.
Selain itu, katanya, sapi tersebut juga dinyatakan sehat. Dua indikator tersebut menjadi syarat yakni berat dan kesehatan.
Sejatinya, ada 2 sapi yang harus diusulkan. Satu untuk Banpres dan satu lagi untuk bantuan provinsi. Namun setelah koordinasi dengan pihak provinsi Riau, sapi untuk bantuan provinsi sudah didapat.
"Makanya hanya satu yang kita usulkan, hanya untuk Banpres. Finalisasinya menunggu arahan dari dinas PKH provinsi Riau," katanya.
Baca juga: Rohul Usulkan Satu Ekor Sapi untuk Hewan Kurban Presiden Prabowo, Berat 830 Kg
Sebelumnya Cristian Agung Nugroho mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim untuk mendata sapi yang ada di Rohul. Syarat sapi untuk Banpres tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.
"Kalau tahun lalu minimal berat hanya 800 Kg. Kalau sekarang minimal 1 ton," ujarnya.
Sejumlah peternak di Rohul sudah didata. Awalnya, ada 6 sapi dari beberapa desa yang didapat namun tidak ada yang beratnya mencapai 1 ton.
Enam sapi tersebut berasal dari beberapa desa di Kecamatan Rambah Samo. Kemudian ada dari Desa Sangkir di Kecamatan Pagaran Tapah dan Desa Bangun Jaya di Kecamatan Tambusai Utara.
Ia menilai untuk mendapatkan sapi dengan berat 1 ton di Rohul sulit. Ia pun memperkirakan sumbangsih sapi asal Rohul untuk Banpres tidak akan sama seperti tahun lalu.
"Kalau tahun lalu banyak sapi dari Rohul. Ke kabupaten lain pun kita yang ngirim," ujarnya.
Banpres ini sendiri dinilai bisa menjadi motivasi bagi peternak sapi di Rohul. Sehingga kedepan semakin banyak peternak.
( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)