Si Kalem dan Cuek, Michael Olise Pemain yang Paling Ditunggu Aksinya di Piala Dunia 2026
Christoper Desmawangga April 20, 2026 10:11 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Di atas kertas, lini serang timnas Prancis jelang Piala Dunia 2026 terlihat seperti susunan impian bagi pelatih Didier Deschamps.

Dengan Kylian Mbappe di satu sisi dan Ousmane Dembele di sisi lainnya, Deschamps juga memiliki Michael Olise dalam peran yang mungkin tidak terlalu mencolok, namun sama pentingnya.

Belum lagi talenta muda Desire Doue, peraih penghargaan Pemain Muda Terbaik di FIFA Club World Cup 2025.

Baca juga: Pemain Bayern Munchen Serge Gnabry Cedera, Terancam Absen Bela Timnas Jerman di Piala Dunia 2026

Dengan komposisi tersebut, Prancis dipastikan memiliki daya magis di lini depan untuk menakut-nakuti lawan-lawan mereka di Piala Dunia 2026, yakni Bolivia, Norwegia, dan Senegal.

Di lapangan, kualitas itu bukan sekadar teori.

Mbappe terus tampil produktif dengan 40 gol dari 39 pertandingan di semua kompetisi (per 16 April), sementara Dembele menunjukkan bahwa gelar The Best FIFA Men's Player 2025 yang ia raih bukanlah kebetulan.

Namun, saat ini sorotan justru tertuju pada Michael Olise, yang bisa dibilang sedang menjadi pemain paling “on fire” di Eropa.

Baca juga: Ancaman Mogok Kerja Hantui Piala Dunia 2026, Kebijakan Donald Trump Ikut Disorot

Bersama Bayern Munich, pemain kelahiran London tersebut menjalani musim luar biasa dengan torehan 18 gol dan 25 assist dari 43 pertandingan di semua kompetisi.

Ia tampil gemilang baik di kompetisi domestik maupun di Liga Champions.

Olise juga tampil menonjol dalam dua leg perempat final melawan Real Madrid, membantu Bayern menang agregat 6-4.

Bahkan, ia mencetak gol penentu kemenangan dramatis di masa injury time.

Baca juga: Ancaman Mogok Kerja Hantui Piala Dunia 2026, Kebijakan Donald Trump Ikut Disorot

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, tak ragu memuji anak asuhnya tersebut.

“Ia akan menjadi salah satu pemain terbaik di dunia suatu hari nanti. Sebenarnya, dia sudah berada di jalur itu. Ini bukan performa tiga bulan saja, dia sudah konsisten selama 18 bulan,” ujarnya, dilansir dari fifa.com.

Sementara itu, Deschamps memilih tetap realistis meski mengakui kualitas Olise.

“Michael adalah pemain fantastis, tapi dia baru saja memulai,” katanya setelah kemenangan 2-1 atas Brasil.

Baca juga: Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Kehilangan Hugo Ekitike Akibat Cedera Achilles

Meski baru mencatatkan 15 caps bersama timnas, pengaruh Olise terus berkembang.

Awalnya tampil kalem sesuai kepribadiannya, kini ia semakin sering memberi dampak nyata, seperti saat memberi assist untuk gol Hugo Ekitike melawan Brasil.

Perkembangan pesat Olise sudah terlihat sejak ia diberi kesempatan oleh Thierry Henry di Olimpiade Paris 2024.

Dalam waktu kurang dari dua tahun, ia berkembang pesat menjadi pemain kunci.

Baca juga: FIFA Tegaskan Iran Ikut Piala Dunia 2026, Infantino: Tidak Ada Rencana Alternatif

“Dengan dia, kalian belum melihat segalanya,” kata Henry.

Kini, menjelang debutnya di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, Olise bisa menjadi kepingan terakhir yang melengkapi puzzle Prancis dalam perburuan gelar juara dunia ketiga.

Seperti yang dikatakan Deschamps, Olise adalah pemain yang “memberi kejernihan dalam permainan, menghubungkan lini serang, menciptakan peluang, sekaligus menyelesaikannya.” (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.