TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Presenter sekaligus politisi Uya Kuya dituding memiliki ratusan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
MBG adalah salah satu program prioritas dari pemerintahan Presiden, Prabowo Subianto.
Dalam program ini, makanan gratis diberikan pada para siswa di seluruh Indonesia.
Penggarapannya tak hanya dilakukan pemerintah namun melibatkan sejumlah pengusaha untuk mengelola dapur.
Di tengah berjalannya program yang sudah satu tahun lebih ini, nama Uya Kuya pun terseret.
Dalam sebuah narasi yang beredar di media sosial, Anggota DPR RI ini dituding memiliki lebih dari 700 dapur MBG.
Hal ini sampai membuatnya geram dan menindaklanjut tegas narasi liar tersebut.
Pemilik nama asli Surya Utama ini disebut meraup keuntungan fantastis dari kepemilikan dapur MBG.
Baca juga: Nasib Eko Patrio dan Uya Kuya Usai Dinonaktifkan dari DPR RI, PAN Masih Menunggu Arahan Ketua Umum
Lantas seperti apa awal viralnya kasus ini?
Semua bermula dengan salah satu postingan yang mengaitkan dirinya.
Bahkan secara terang-terangan menyebut Uya memiliki dapur MBG.
Bermula dari unggahan di platform Threads oleh akun bernama @anggur4351.
Dari postingan tersebut, ia merincikan total keuntungan yang diraup sang legislator.
Akun tersebut bahkan menyertakan hitung-hitungan yang menyesatkan.
"Uya Kuya dengan 750 dapur MBG. 750 x 6.000.000 = 4.500.000.000. Jadi hasilnya 4,5 miliar per hari. Nikmat mana lagi yang kalian dustakan!?" tulisnya.
Tak hanya itu, terpampang foto wajah Uya Kuya dengan latar dapur.
Seolah=olah menampakkan bahwa Uya sedang menyiapkan ribuan porsi makanan.
Atas hal ini, Uya yang merasa dirugikan pun memutuskan untuk membawa masalah ini ranah hukum.
Dalam aduannya, Uya Kuya menyoroti penggunaan informasi elektronik yang menyudutkan dirinya. Kini, pihak kepolisian tengah mendalami identitas para terlapor yang mengunggah foto editan serta narasi bohong terkait kepemilikian dapur MBG tersebut.
Badan Gizi Nasional (BGN) terus memberikan edukasi kepada warga terkait manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan edukasu kali ini berlangsung di Gedung Usmar Ismail, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya menjelaskan, program MBG menjadi terobosan pemerintah untuk memberikan pememuhan gizi ke masyarakat.
Dukungan kuat dari masyarakat sangat dibutuhkan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
“Program MBG ini bukan hanya soal makan bergizi, tetapi juga tentang masa depan bangsa. Dengan dukungan bersama, kita bisa memastikan program ini berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya, Senin.
Suami dari Astrid itu melanjutkan, program ini memiliki dampak strategis, tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga dalam menggerakkan perekonomian.
Para petani, nelayan, koperasi, serta pelaku usaha lokal dilibatkan dalam memberikan kebutuhan bahan pokok bagi dapur MBG.
Uya menerangkan, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara optimal.
"Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat berperan aktif dalam keterlibatannya di program MBG," terangnya.
Uya menambahkan, masyarakat diharapkan bisa memahami program MBG tersebut supaya melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
"Saya berharap masyarakat semakin memahami manfaat Program MBG dan turut berperan aktif dalam mendukung implementasinya. Program ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045," tandasnya.
(*)
(Grid)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(WartaKotaLive)