Daftar Wilayah di Merangin Rawan Karhutla, Sungai Manau, Muara Siau, hingga Pamenang
asto s April 21, 2026 11:04 AM

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin mulai mengantisipasi peralihan musim hujan ke musim kemarau yang diprediksi dipengaruhi fenomena El Nino. 

Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari peralatan hingga personel, guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (21/4/2026).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Merangin, M Sahiri, mengatakan saat ini wilayah Merangin masih berada pada musim hujan. 

Namun, berdasarkan informasi dari BMKG, pada Mei mendatang daerah tersebut akan mulai memasuki musim kemarau.

“Pada bulan Mei, berdasarkan informasi dari BMKG, Merangin akan mulai memasuki musim kemarau yang dipengaruhi El Nino,” kata M Sahiri kepada Tribunjambi.com.

Ia menjelaskan, BPBD Merangin telah menerima surat dari BMKG Provinsi Jambi terkait potensi musim kemarau tersebut. 

Kondisi itu perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan risiko karhutla.

“El Nino ini menyebabkan kondisi cuaca menjadi lebih panas dan kering, dengan potensi kekeringan seperti yang terjadi pada 2015, di mana musim kemarau berlangsung cukup panjang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Merangin telah menyiapkan sejumlah langkah. 

Di antaranya menggelar rapat internal, melakukan sosialisasi kepada perusahaan yang memiliki lahan luas, serta berkoordinasi dengan para camat di wilayah Merangin.

“Peralihan musim hujan ke kemarau diprediksi terjadi pertengahan Mei hingga September 2026. Sejumlah wilayah yang tergolong rawan karhutla antara lain Sungai Manau, Muara Siau, Batang Masumai, Nalo Tantan, Tabir, dan Pamenang,” jelasnya.

Selain itu, BPBD juga telah melakukan pengecekan kesiapan peralatan sejak dua minggu lalu. Peralatan tersebut meliputi mobil tangki air, perlengkapan pendukung pemadaman, serta kesiapan personel.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar apel besar bersama seluruh stakeholder terkait untuk mengantisipasi karhutla di Kabupaten Merangin,” tegasnya.

M Sahiri turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar saat musim kemarau tiba.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan secara sembarangan guna mencegah terjadinya karhutla di Merangin,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Kucing Terjebak di Sasis Ambulans, Damkar Jambi Evakuasi di RSUD Abdul Manap

Baca juga: Bantah Rayuan Israel, Trump: Ambisi Nuklir Iran Alasan Saya Menyerang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.