Insanul Fahmi Berat Beri Nafkah 100 Juta Per Bulan, Wardatina Tak Bereskpektasi, 'Ada Perdebatan'
Talitha Daren April 21, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Proses perceraian antara Wardatina Mawa dan suaminya, Insanul Fahmi, hingga kini masih berlangsung di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara.

Di tengah jalannya perkara tersebut, muncul polemik terkait tuntutan nafkah yang diajukan oleh Mawa kepada sang suami.

Perempuan itu meminta nafkah iddah sebesar Rp100 juta, yakni kewajiban yang harus dipenuhi suami kepada mantan istri selama masa tunggu setelah perceraian.

Namun, tuntutan tersebut mendapat keberatan dari Insanul Fahmi yang mengaku tidak mampu memenuhinya.

Bahkan, beredar kabar bahwa Insan hanya sanggup memberikan nafkah iddah sebesar Rp1 juta.

Perbedaan angka yang cukup jauh ini pun menjadi sorotan dalam proses persidangan yang masih berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Mawa memilih untuk tidak terlalu menggantungkan harapan pada sang suami.

Ia mengaku sejak awal sudah tidak berekspektasi tinggi terhadap pria yang telah mendampinginya selama tujuh tahun pernikahan.

Sikap tersebut diambil sebagai bentuk kesiapan dirinya untuk menghadapi situasi yang ada.

Kini, Mawa berusaha untuk mandiri dan bertahan di tengah proses perceraian yang belum selesai.

Baca juga: Proses Cerai, Wardatina Mawa Hanya Minta Nafkah 1 Juta Rupiah Selama 100 Hari ke Insanul Fahmi

Wartatina Mawa Tak Berharap Banyak pada Insanul Fahmi

Sejak awal memang sudah tidak berekspektasi banyak dengan pria yang sudah menikahinya tujuh tahun itu.

"Intinya, aku enggak berekspek sama dia harus ngasih berapa," ujar Mawa, dikutip dari YouTube STAR 7 Channel, Selasa (21/4/2026).

Dia mengaku berfokus untuk memenuhi kebutuhannya dan sang putra seorang diri.

"Yang penting aku harus bisa berjuang untuk diri aku sama anak aku," lanjutnya.

Saat disinggung soal perasaan lebih legowo, Mawa tak menampiknya.

"Ya, insyaallah bisa jauh lebih tenang," imbuhnya lagi.

Adapun di momen itu Mawa menegaskan keinginannya untuk secepatnya bercerai dari Insan.

"Bentar lagi insyaallah, doain ya semoga cepat ketok palu," harapnya.

Baca juga: Banjir Tawaran Usai Viral, Wardatina Mawa Pilih Ikhlas dan Tetap Lanjutkan Proses Cerai

WARDATINA MAWA & INSANUL - Insanul Fahmi sebut berat beri nafkah 100 juta per bulan, Wardatina Mawa tidak bereskpektasi (Instagram wardatinamawa/insanulfahmi) (Instagram Inara Rusli)

Insan Keberatan dengan Tuntutan Nafkah Mawa

Sebelumnya, terbongkar isi gugatan cerai Mawa yang meminta nafkah iddah Rp100 juta dan nafkah mut'ah berupa emas 45 gram.

Nafkah mut'ah adalah pemberian dari suami kepada istri yang diceraikan sebagai bentuk penghormatan, penghiburan, atau kompensasi setelah perceraian.

"Dalam mediasi memang ada perdebatan ya masalah permintaan nafkah-nafkah yang diminta oleh penggugat kita," kata kuasa hukum Mawa, Muhammad Idrus, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis (26/3/2026).

Namun, dalam mediasi, lanjut Idrus, belum ada kesepakatan yang diperoleh.

Sementara itu, Insan belum mengungkap kesanggupannya memenuhi permintaan Mawa.

"Di dalam mediasi itu tidak terpenuhi apa permintaan dari pihak penggugat ya," terang Idrus.

Idrus kemudian memastikan persoalan tersebut nantinya bakal di bahas lagi pada sidang selanjutnya.

"Itu akan dilanjutkan dalam persidangan nanti," ujar Idrus.

Perseteruan Mawa dengan Insan berawal dari sang konten kreator membongkar dugaan perselingkuhan suaminya dengan artis Inara Rusli.

Mawa juga telah melaporkan keduanya kepada Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.  

Di tengah ramainya kasus tersebut, Insan sempat berusaha mempertahankan rumah tangganya bersama Mawa.

Namun, Mawa sendiri telah memantapkan hatinya untuk berpisah usai mencuatnya dugaan perselingkuhan hingga pernikahan siri antara Insan dan Inara.

Baca juga: Tuntutan Nafkah Wardatina Mawa Capai Ratusan Juta, Pihak Insanul Fahmi Buka Peluang Mediasi

PERSELINGKUHAN INARA RUSLI - Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa.
WARDATINA MAWA & INSANUL - Insanul Fahmi sebut berat beri nafkah 100 juta per bulan, Wardatina Mawa tidak bereskpektasi (YouTube Richard Lee)

Soal Permintaan Mawa

Sebelumnya, Muhammad Idrus sempat menjelaskan maksud permintaan kliennya.

Soal masalah nafkah, Idrus menyebut persoalan tersebut tertera dalam peraturan di perceraian sebagaimana seorang istri boleh menuntut hak-haknya.

"Masalah nafkah oleh Mawa itu memang ada di peraturan sudah ada ya."

"Hak-hak perempuan yang bisa diminta itu seperti uang iddah dan mut'ah sebagai kenang-kenangan," jelas Idrus, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News.

Tentang nilai Rp100 juta, Idrus menyebut Mawa sudah memperhitungkannya hingga tercapai nilai yang diminta.

"Perhitungannya itu satu hari biaya untuk nafkah hidup ya, satu hari itu berapa kali makan itu seratus ribu ya buat seratus hari, jadi ya seratus juta ketemunya," papar Idris.

Idris menyampaikan semua permintaan dari Mawa itu nantinya belum tentu dikabulkan.

Hal tersebut nantinya masih menjadi pembahasan dalam sidang cerai dan sesuai kemampuan Insan.

"Namun semua itu belum tentu ya dikabulkan. Itu nanti akan akan dibahas lagi di persidangan nanti," katanya.

(TribunTrends.com/Tribunnews.com/Salma/Ifan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.