Pesan SBY jadi Suntikan Moral LavAni Jelang Final Proliga 2026, Asing Bhayangkara Jadi Perhatian
Hari Susmayanti April 21, 2026 02:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim putra Jakarta LavAni Livin Transmedia mendapat suntikan motivasi penting dari sang pembina, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), jelang menghadapi musuh bebuyutan mereka, Jakarta Bhayangkara Presisi pada Grand Final Proliga 2026.

Partai puncak sektor putra akan digelar di GOR Amongrogo pada 24–26 April 2026.

Laga ini menjadi momen krusial bagi LavAni untuk membalas dua kekalahan dari Bhayangkara di final edisi sebelumnya.

Asisten pelatih LavAni, John Aback, menegaskan bahwa timnya datang dengan kesiapan penuh meski berstatus juara final four.

Ia memastikan LavAni tidak terlena dan terus melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami tidak jumawa. Evaluasi terus dilakukan, baik dari kondisi kesehatan pemain maupun kesiapan tim secara keseluruhan. Saat ini semua pemain dalam kondisi sehat, bugar, dan siap menghadapi grand final di Jogja,” ujar John, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Tak Lagi Sekali Menang, Final Proliga 2026 Gunakan Sistem Two Winning Set

Lebih dari sekadar taktik, LavAni juga membawa pesan moral kuat dari SBY. Presiden RI Ke-6 tersebut meminta para pemain untuk tampil maksimal, pantang menyerah, dan menyuguhkan permainan menarik bagi publik.

“Pesan beliau sederhana tapi penting, bermainlah dengan baik, jangan pernah menyerah, dan berikan tontonan yang menarik untuk masyarakat Indonesia. Harapannya, bola voli semakin dicintai,” kata ayah dari setter LavAni Dio Zulfikri itu.

LavAni juga menjadikan kegagalan di final 2024 dan 2025 sebagai bahan evaluasi penting.

Dengan format baru final yang mengharuskan dua kemenangan, tim berharap bisa memaksimalkan momentum untuk mengakhiri tren negatif di partai puncak.

Di sisi lain, Bhayangkara tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai.

Pelatih adal Padang ini menyebut kekuatan tim lawan merata, dengan perhatian khusus pada pemain asing mereka, Bardia Saadat, yang tampil impresif di fase sebelumnya.

“Bhayangkara adalah tim terbaik saat ini. Tapi kami sudah mempelajari kelebihan dan kelemahan mereka. Ini jadi bekal penting agar kami bisa tampil lebih baik di final,” ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.