Laporan Wartawan Wartakotalive.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Selain para pedagang, konsumen juga mengeluhkan dampak kenaikan harga plastik yang semakin tinggi.
Aditya (36), warga Depok, misalnya, ia mengeluhkan harga-harga makanan hingga kebutuhan pokok yang turut naik.
Bahkan, banyak warung makanan yang sengaja menaikan harga dengan dalih harga plastik naik.
Baca juga: Harga Plastik Naik, Segini Harga Minyak Goreng Kemasan di Depok Saat Ini
“Beli lauk tempe orek di Warteg enggak boleh lagi Rp3 ribu, minimal Rp5 ribu,” kata Aditya saat ditemui di Beji, Depok, pekan lalu.
Menurut Aditya, para pedagang seakan menghemat penggunaan plastik karena harganya tinggi.
“Minta sambal misalnya, itu digabungin sama lauk, kata penjaga Warteg, plastik malah,” ujarnya.
Sementara itu, Wahyuli (42) mengaku, ukuran tempe yang dibeli menjadi kecil dengan harga yang sama.
“Harganya sih enggak naik, tapi ukurannya berubah,” kata Wahyuli.
Wahyuli mengaku, dampak kenaikan plastik memang membuat harga-harga makanan dan kebutuhan pokok turut naik.
Untuk itu, Wahyuli berharap, agar pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga plastik sebelum dampaknya semakin melebar.
“Jangan sampai karena plastik naik, barang-barang yang lain ikut naik,” pungkasnya. (m38)