TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, panitia terus memantapkan berbagai kesiapan transportasi dan venue yang akan digunakan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Ketua III Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat, Abia Ullu, menyampaikan bahwa masa persiapan telah dilewati, dan kini fokus diarahkan pada pelaksanaan yang semakin dekat.
“Waktu untuk panitia hanya tersisa 58 hari menuju 18 Juni 2026," ujarnya kepada Tribunpapuabarat.com, Selasa (21/4/2026).
Untuk mematangkan pelaksanaan, kata Abia, seluruh seksi kepanitiaan dijadwalkan hadir dalam rapat yang digelar hari ini atau besok.
"Masing-masing bidang akan melaporkan progres menjelang hari H,” tuturnya.
Abia menegaskan tidak ada perubahan jadwal pelaksanaan.
"Lomba tetap berlangsung pada 18–28 Juni 2026, dengan puncak grand opening di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari," imbuhnya.
Panitia juga telah mengajukan permohonan resmi kepada Menteri Sekretaris Negara agar Presiden RI Prabowo Subianto hadir membuka acara.
“Hasil komunikasi dengan Mensesneg, bila Presiden tidak ada agenda luar negeri, beliau pasti hadir,” jelasnya.
Baca juga: Pesparawi Nasional XIV Papua Barat: Persiapan Matang, Dukungan Pusat Mengalir
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diagendakan menutup rangkaian kegiatan.
Dukungan Transportasi
Secara teknis, panitia membagi kedatangan kontingen dalam dua sesi karena keterbatasan sarana transportasi menuju Papua Barat.
Untuk mengatasi hal ini, panitia telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan RI terkait bantuan pesawat Hercules.
“Surat permohonan sudah masuk ke Menhan dan 80 persen sudah siap," ucapnya.
"Kami sedang menyiapkan database peserta dari luar Papua Barat agar titik penjemputan dapat dijadwalkan,” kata Abia melanjutkan.
Selain itu, panitia juga menerima informasi dukungan penerbangan reguler dari maskapai Garuda Indonesia, Citilink, dan Trigana Air.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari diperkirakan diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden RI akan menjadi momentum bersejarah sekaligus memperkuat semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan dalam bingkai NKRI.