Kapal kontainer Iran, Touska yang disita marinir Amerika Serikat (AS) diduga mengangkut barang-barang dwiguna.
Sumber keamanan maritim AS menyampaikan bahwa peralatan tersebut dicurigai dapat digunakan oleh militer Iran, Senin (20/4/2026).
Informasi tersebut dilaporkan oleh sumber keamanan yang menolak untuk diketahui identitasnya.
Kendati demikian, ia tidak merinci apa saja barang yang dianggap memiliki kegunaan bagi militer Iran.
Sementara itu, Komando Pusat AS telah mencantumkan logam, pipa, dan komponen elektronik yang diduga memiliki kegunaan militer maupun industri.
Kapal itu disebut bagian dari grup Islamic Republic of Iran Shipping Lines (IRISL) yang sebenarnya telah mendapatkan sanksi dari AS.
Menurut pantauan platform Marine Traffic, kapal itu dinaiki pada Minggu (19/4/2026) di lepas lantai pelabuhan Chabahar Iran di Teluk Oman.
Keberadaan kapal itu terakhir menunjukkan berhasil melapor pada pukul 13.08 GMT.
Komando Pusat AS menjelaskan alasan kapal Touska akhirnya disita.
Awak kapal disebut gagal mematuhi peringatan berulang hingga 6 jam.
Kapal itu dilaporkan melanggar blokade yang masih diterapkan AS di Selat Hormuz.