Hari Kartini, Wanita Kuasai Politik di Sulawesi Utara, Ini Daftarnya
Dewangga Ardhiananta April 21, 2026 06:39 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari Kartini bukan hari biasa.

Ini adalah pengingat bahwa wanita juga punya hak dan kewajiban yang sama dengan pria.

Di Sulawesi Utara (Sulut), Hari Kartini diperingati dengan meriah.

Ada aneka lomba serta kegiatan.

Meski, wanita sesungguhnya sudah lama "merdeka" di Sulut, khususnya Minahasa.

Masalah kesetaraan gender telah jadi lama selesai di Minahasa.

Wanita punya peranan penting dalam kehidupan suku Minahasa.

Di zaman Belanda, Minahasa adalah satu dari daerah dengan pendidikan termaju.

Perempuannya sudah sekolah, bahkan sudah menduduki posisi penting di masyarakat.

Ada yang menjabat dokter, polisi, penginjil, guru hingga perwakilan dewan.

Saat ini pun demikian.

Lihat saja, jagad politik Sulut dikuasai perempuan.

Empat dari anggota DPR RI asal Sulut adalah wanita.

Mereka adalah Hillary Lasut, Yasti Soepredjo Mokoagow, Tetty Paruntu (CEP) serta Felly Runtuwene.

Hampir setengah personel DPRD Sulut adalah perempuan.

Di antaranya Irene Angouw Pinontoan, Hillary Tuwo, Paula Runtuwene, Stella 
Runtuwene dan lainnya.

DPRD Manado diketuai oleh Aaltje Dondokambey yang merupakan srikandi PDIP.

Begitu pula Vonny Rumimpunu yang menjadi Ketua DPRD Minut.

Di Bitung ada Vivi Ganap yang menjabat Ketua DPRD Bitung.

Dibanding periode sebelumnya, jumlah kepala daerah perempuan agak menurun.

Namun tetap signifikan dibanding daerah lain.

Ada Bupati Sitaro Chyintia Kalangit, Wabup Talaud Annisa dan Wawali Tomohon Sendy Rumajar.

Politisi wanita pun memegang tampuk pimpinan sejumlah parpol.

Sebut saja Michaela Elsiana Paruntu (MEP) yang baru saja diangkat sebagai Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut serta Tatong Bara yang menjabat ketua DPW PSI Sulut.

Politisi wanita muda lainnya yang menonjol adalah Monica Tambajong, Feramitha Mokodompit, Angelina Wenas dan lainnya.

(TribunManado.co.id/Art)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.