BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar kegiatan pengukuhan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Bangka Barat periode 2025–2030 serta Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat periode 2026–2030.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Barat, Markus, Bunda PAUD Bangka Barat Evi Astura, serta Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Noni Hidayat Arsani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bangka Barat, Markus, menyampaikan sejumlah hal penting terkait peran strategis Bunda Literasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Markus mengucapkan terima kasih atas pelantikan yang dilakukan oleh Noni Hidayat Arsani karena sudah melantik Bunda Evi Astura sebagai Bunda Literasi dan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan).
"Ini dapat menjadi motivasi dalam memberikan pemahaman pentingnya membudayakan makan ikan sebagai daerah kepulauan," kata Bupati Bangka Barat, Markus, kepada wartawan, Selasa (21/4/2026) di Mentok.
Ia merasa prihatin di daerah penghasil ikan tetapi harga ikan masih mahal. Sehingga perlu adanya solusi agar harga ikan yang menjadi primadona masyarakat dapat dibeli dengan harga murah.
"Sangat miris, karena ikan menjadi primadona masyarakat kita, sehingga perlu membuat tempat pelelangan ikan. Sehingga diharapkan harga ikan lebih murah kita dapatkan," katanya.
Dia menegaskan, keberadaan Bunda Literasi sangat penting, terutama dalam memberikan pemahaman terkait pentingnya membaca saat ini untuk menambah ilmu pengetahuan.
"Karena literasi itu sangat penting, keberadaan Bunda Literasi untuk memberikan pemahaman penting membaca anak dan pelajar kita. Agar rajin membaca, karena itu penting dibudayakan lagi," harapnya.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)